Selain itu kedua tim juga sama-sama punya mental bertanding, Kulon FC langganan juara sedangkan Bonda FC belum lama ini menjadi juara saat final di Binglu, makanya wajar mereka masup final bukan hanya pribumi mental sebagai pribumi saja jago di kandang namun mereka punya naluri bermain sangat bagus, juga sebaiknya tim lawan bukan hanya jago tandang melainkan ia langganan juara juga, kedua tim dalam bermain sama-sama memperagakan bola pendek dan sesekali melakukan umpan panjang mengandalkan pemain sayap adu sprint berlari kencang mengarah ke mulut gawang, sehingga sulit untuk dibendung lawan, untuk sekil kedua tim hampir sama, sehingga bakal sengit saat bermain di lapangan, mereka pasti akan saling serang.
Pelatih Bonda FC Suryadi saat dihubungi mengatakan, saya akan kerahkan habis-habisan semua pemain untuk bertarung di lapangan, kalah memang itu urusan nanti, karena saya tau Kulon FC dari Labuan itu bukan tim sembarangan, dia langganan juara, makanya anak didik saya harus siap meladeni permainan mereka yang memperagakan bermain bola pendek dari kaki ke kaki dengan cepat, namun saya sudah siap mematahkan permainan mereka dan kita lebih unggul dari segala-galanya.
Lanjutnya,”Saya berharap Bonda FC jadi juara, kerena unggul dari segala lini, selain pemain berkualitas juga dari suporter tuan rumah yang membeludak membuat dukungan penuh, sehingga anggap saja kami bermain 12, karena suporter itu menjadi dukungan penyemangat pemain, maka dari itulah tuan rumah Bonda FC lebih unggul dari lawan, saya yakin Bonda Puta FC jadi juara,” harapnya.












