MITRAPOL.com, Simeulue Aceh – Ketua KPA wilayah Simeulue Tengku Ramlansyah di dampingi pag op wilayah Tengku Jufri dan Pangda wilayah 1 Tengku Saifulsyah silaturahim bersama Kapolres Simeulue AKBP. Sujoko, S.I.K.,M.H, di dampingi Kasat intelkam IPDA Fidal Akhyar. Kamis (12/10/2023)
Dalam Silaturahim tersebut Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA)wilayah Simeulue Tengku Ramlansyah Berharap bahwa menjelang hampir 19 tahun perdamaian Aceh GAM denga RI Yang Alhamdulilah hingga Hari ini berjalan lancar maka teruslah kita jaga bersama dan saling menghargai satu sama lain.
Lanjut Tengku Ramlansyah, apa yang Sudah disepakati bersama dalam nota kesepakatan antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dengan RI pada tanggal 15 Agustus tahun 2005 silam di Firlandia yang tertuang di dalam Nota kesepakatan tersebut yaitu butir-butir MOU di Helsinki tersebut dan isinya, dengan penuh harapannya Tengku Ramlansyah segera tercapaikan demi masa depan Seluruh rakyat Aceh sekarang dan dimasa depan.
Ketua KPA Simeulue mengatakan , secara lisan menitip pesan kepada Kapolres Simeulue supaya dapat disampaikan kepada PJ bupati Simeulue alangkah indahnya jika beberapa kegiatan pemerintah seperti contohnya dalam waktu dekat ini pemerintah kabupaten Simeulue segerah mengadakan kegiatan MTQ di kabupaten Simeulue namun pihak dari KPA tidak dilibatkan.
Dalam hal ini pemerintah alangkah indahnya secara kebijakan sedikit di sentuh karna kegiatan MTQ tersebut mungkin bagian dari qanun implementasinya Saria’t Islam dan hukum sariat Islam di Aceh itu adanya kembali di berlakukan hinggah saat ini salah satu tujuan dari perjuangan di masa lalu.
Lanjut ketua KPA, begitu juga dengan soal dana Otsus yang sejak dari dulu masuk ke Simeulue ini dan di kelolah oleh pemerintah kabupaten Simeulue sampai hari ini entah di mana dan kemana tujuannya di manfaatkan dana tersebut oleh pemerintah kabupaten Simeulue.
Seharusnya dana Otsus tersebut yang berasal dari perdamaian GAM dengan RI maka setidaknya setalah pasca damai itu terjadi, maka wajar pihak pemerintah mengajak pihak KPA secara kebijakan duduk musawara bahwa kemanakah dana Otsus tersebut itu kita pergunakan secara prioritas.
Nah jika demikian sikap pemerintah sejak dari dulu kepada KPA terasa begitu lebih baik dan indahnya rasa hubungan keharmonisan yang lebih bermarwah dan bermartabat.
“Tengku Ramlansyah juga mengatakan, seperti dana Otsus kami juga tidak Tahu kemana diprioritaskan oleh pemerintah Simeulue dan berapa nilai totalnya yang sudah masuk ke Simeulue sampai hari ini kami juga tidak tau,” tutup Tengku Ramlansyah.
Pewarta : Hendra












