MITRAPOL.com, Jakarta — ST Burhanuddin selaku Kejaksaan Agung Republik Indonesia kembali merotasi sejumlah pejabat struktural di lingkungan Kejaksaan RI. Rotasi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor Kep IV-1425 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Jaksa Agung Muda Pembinaan Hendro Dewanto.
Surat keputusan ini mencakup pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan struktural Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kejaksaan RI, termasuk pejabat Eselon II dan Eselon III pada Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia.
Salah satu pejabat yang mendapatkan promosi jabatan adalah Herlina Setyorini, S.H., M.H. Ia kini dipercaya menjabat sebagai Asisten Pembinaan pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Sebelumnya, Herlina menjabat sebagai Kepala Bagian Keuangan di Sekretariat Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAM Datun).
Karier Panjang di Institusi Adhyaksa
Herlina Setyorini, perempuan kelahiran Demak, Jawa Tengah, memiliki rekam jejak panjang di korps Adhyaksa. Ia pernah menjabat sebagai:
- Kepala Kejaksaan Negeri Amuntai, Kalimantan Selatan
- Kepala Kejaksaan Negeri Kudus, Jawa Tengah
- Asisten Perdata dan TUN di Kejati Banten
- Kepala Kejaksaan Negeri Batam, Kepulauan Riau
- Kepala Bagian Keuangan pada JAM Datun Kejagung
Deretan Prestasi
Selama bertugas sebagai Kajari Batam, Herlina bersama jajarannya berhasil menorehkan sejumlah prestasi, antara lain:
- Meraih peringkat 4 nasional kategori satuan kerja Kejati dan Kejari paling aktif dalam penyelesaian perkara berbasis restorative justice.
- Menerima penghargaan dari Muhammad Rudi selaku Wali Kota Batam.
- Berperan aktif dalam penyelesaian berbagai permasalahan aset Pemerintah Kota Batam.
- Membangun sinergi kuat dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Batam (Forkopimda).
- Menjadi teladan dalam pelayanan hukum kepada masyarakat dan pemangku kepentingan.
Sosok Tegas dan Berdedikasi
Herlina dikenal sebagai pribadi tangguh, tegas, dan berdedikasi tinggi. Ia mengaku bangga dapat meniti karier hingga posisi saat ini.
“Semua ini berkat kerja keras, disiplin, dan totalitas sebagai insan Adhyaksa. Saya percaya integritas dan profesionalisme adalah kunci utama dalam mengabdi untuk negara,” ujarnya.
Karakter kepemimpinannya yang tegas dan berwibawa menjadi perhatian di lingkungan Kejaksaan, sekaligus mengantarkan dirinya pada tanggung jawab yang lebih besar di Kejati Sumatera Utara.












