MITRAPOL.com, Pesawaran — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD)Kabupaten Pesawaran masa bhakti 2025-2030 resmi dilantik dalam prosesi yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Pesawaran, Rabu (26/11/2025).
Pelantikan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pesawaran Antonius Muhammad Ali, Ketua DPRD Pesawaran Ahmad Rico Julian, jajaran pengurus HIPAKAD Provinsi Lampung, unsur Forkopimda, Danramil, Komandan Distrik Militer 0421/Lamsel, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan Pancasila, tekad HIPAKAD, Surat Keputusan struktur kepengurusan, diikuti pembacaan naskah pelantikan, penyematan tanda jabatan, penyerahan bendera petaka, dan diakhiri dengan ucapan selamat serta foto bersama.
Ketua DPC HIPAKAD Kabupaten Pesawaran terpilih, Edi Sahrizal mengajak seluruh pengurus menghidupkan organisasi dengan semangat kebersamaan dan memberikan kontribusi positif bagi daerah. Ia menegaskan agar amanah ini dipandang sebagai kepercayaan, bukan sekadar jabatan.
“Jangan mudah terpecah. HIPAKAD harus menjadi peneduh, membangun komunikasi yang baik, dan aktif melayani dengan sikap solid dan penuh manfaat,” ujarnya.
Wakil Bupati Pesawaran, Antonius Muhammad Ali dalam sambutannya mewakili Bupati menyampaikan apresiasi dan harapan besar bagi kepengurusan baru. Pemkab Pesawaran menginginkan HIPAKAD menjadi organisasi yang aktif di masyarakat, bukan hanya wadah aspirasi putra-putri TNI AD, tetapi juga memberi teladan dan manfaat publik.
HIPAKAD diminta memperluas peran sesuai fungsi, memajukan Pesawaran, menghargai keberagaman, serta memperjuangkan nilai kebangsaan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
“Pelantikan DPC HIPAKAD Pesawaran ini diharapkan menjadi awal baru memperkuat kultur organisasi yang aktif dalam pembangunan daerah, menjaga nilai pengabdian keluarga besar TNI AD, serta menjadi mitra strategis pemerintah membangun masyarakat maju, berdaya, dan nasionalis,” kata Wabup.
Ia juga berpesan agar pengurus bekerja dengan komitmen tinggi, membangun kolaborasi dengan komponen masyarakat, serta berkarya dalam sistem organisasi yang tertib dan bertanggung jawab.












