MITRAPOL.com, Aceh Tamiang – Polri membangun 338 titik sumur bor air bersih di Aceh dan Sumatra pasca banjir bandang serta tanah longsor, termasuk 15 unit MCK di Aceh Tamiang. Program ini prioritas desa terdampak parah untuk cegah penyakit dan penuhi kebutuhan sanitasi, dengan 129 titik tambahan sedang dikerjakan.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menekankan pemetaan lapangan sebagai dasar pembangunan. Fasilitas ini sudah aktif dan dimanfaatkan pengungsi.
Tokoh masyarakat Aceh, Suryadi Djamil, memuji gerak cepat Polri. “Ini kehadiran negara nyata untuk air bersih dasar pemulihan. Percepatan signifikan atasi krisis,” katanya usai inspeksi di Aceh Tamiang dan Sumatra lainnya.
Suryadi mengajak pemerintah, tokoh masyarakat, dan pengusaha dukung program ini, terutama jelang Ramadan saat kebutuhan air naik.
Bantuan Tambahan dari Faisal Amsco
Pengusaha Aceh Faisal Amsco melalui Amsco Peduli bangun 12 sumur bor di enam kabupaten terdampak, plus 12 alat berat untuk bersihkan lumpur. “Bantuan mungkin kecil, tapi manfaat langsung. Gotong royong ringankan beban warga,” ujarnya.
Timnya turun langsung normalisasi akses di daerah sulit.
Upaya ini percepat pemulihan infrastruktur dan kesehatan masyarakat.












