Nusantara

Perkuat Digitalisasi Rantai Pasok, PalmCo Integrasikan Logistik dan Pergudangan Lewat PalmGO & PALMSTOCK

Admin
×

Perkuat Digitalisasi Rantai Pasok, PalmCo Integrasikan Logistik dan Pergudangan Lewat PalmGO & PALMSTOCK

Sebarkan artikel ini
Perkuat Digitalisasi Rantai Pasok, PalmCo Integrasikan Logistik dan Pergudangan Lewat PalmGO & PALMSTOCK
Perkuat Digitalisasi Rantai Pasok, PalmCo Integrasikan Logistik dan Pergudangan Lewat PalmGO & PALMSTOCK

MITRAPOL.com, Jakarta – Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa transformasi digital yang dijalankan perusahaan tidak berfokus pada penambahan aplikasi, melainkan pada integrasi sistem dan data dalam satu ekosistem operasional yang efisien dan berkelanjutan.

“Ke depan, PalmCo tidak membutuhkan banyak aplikasi, tetapi sistem yang saling terintegrasi dan digunakan secara konsisten. PalmGO dan PALMSTOCK kami posisikan sebagai fondasi pengelolaan logistik dan stok yang transparan, berbasis data, serta meminimalkan pencatatan ganda,” ujar Jatmiko.

Menurutnya, integrasi data yang solid akan mempercepat proses pengambilan keputusan dan mengurangi ketergantungan pada prosedur manual, terutama di sektor logistik yang memiliki mobilitas tinggi dan melibatkan banyak unit kerja.

Dari sisi skala operasional, Direktur Strategy & Sustainability PTPN IV PalmCo, Ugun Untaryo, menyampaikan bahwa digitalisasi logistik dan pergudangan menjadi kebutuhan strategis mengingat besarnya nilai bisnis yang dikelola perusahaan setiap hari.

“Setiap hari PalmCo mengangkut sekitar 13.000 ton komoditas menggunakan kurang lebih 900 unit truk. Nilai barang yang bergerak mencapai sekitar Rp140 miliar per hari atau setara Rp40 triliun per tahun. Selain itu, persediaan di 248 gudang yang tersebar di berbagai wilayah juga bernilai sangat besar,” jelas Ugun.

Ia menambahkan, tanpa sistem digital yang terintegrasi, pengawasan logistik dan stok akan sangat bergantung pada proses manual yang berisiko menimbulkan inefisiensi, penyusutan, serta lemahnya akuntabilitas.

“Melalui PalmGO dan PALMSTOCK, seluruh proses mulai dari perencanaan, pencatatan, pemantauan, evaluasi, hingga proyeksi dapat dilakukan secara real-time dan lebih akurat. Ini penting untuk menekan potensi kehilangan dan memperkuat tata kelola berbasis data,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur SDM & TI PTPN IV PalmCo, Suhendri, menekankan bahwa PalmGO dan PALMSTOCK tidak hanya berfungsi sebagai sistem teknologi informasi, tetapi juga sebagai instrumen perubahan pola kerja dan budaya operasional perusahaan.

“PalmGO dirancang untuk mengelola seluruh proses logistik, mulai dari perencanaan rute, pengelolaan armada, hingga pelacakan pengiriman secara real-time. Sedangkan PALMSTOCK memastikan pengelolaan persediaan dan gudang berjalan terintegrasi, akurat, serta terkoneksi dengan sistem SAP,” ujar Suhendri.

Ia menambahkan, penerapan kedua sistem ini mendorong peralihan dari proses manual yang terfragmentasi menuju pola kerja yang terintegrasi hingga ke level operasional.

“Kami ingin memastikan tidak ada lagi penumpukan stok yang tidak diperlukan, kekurangan material yang menghambat operasional, maupun pencatatan berulang. PalmGO dan PALMSTOCK berkontribusi dalam efisiensi biaya, peningkatan transparansi, dan penguatan daya saing perusahaan,” katanya.

PalmCo menargetkan implementasi PalmGO dan PALMSTOCK dapat menekan biaya logistik dan penyimpanan secara signifikan, sekaligus meningkatkan keandalan rantai pasok komoditas sawit, teh, dan karet. Digitalisasi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk membangun operasional yang efisien, berkelanjutan, dan adaptif terhadap tantangan industri ke depan.