MITRAPOL.com, Banda Aceh – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyerahkan bantuan donasi sebesar Rp500 juta untuk masyarakat terdampak bencana di Aceh. Bantuan tersebut merupakan wujud solidaritas Pemerintah Provinsi Lampung bersama Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dan Gerakan Pramuka Lampung.
Penyerahan donasi dilaksanakan di Banda Aceh, Jumat (23/1/2026), dan diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, didampingi jajaran Pemerintah Aceh, Ketua Harian Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Aceh Jufri Effendi, serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Fahmi Ridwan.
Total donasi yang diserahkan sebesar Rp500 juta, yang berasal dari Bumbung KORPRI Pemerintah Provinsi Lampung sebesar Rp250 juta dan Kwarda Pramuka Lampung sebesar Rp250 juta.
Sekda Aceh, M. Nasir, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan serta kepedulian yang diberikan Pemerintah Provinsi Lampung kepada masyarakat Aceh yang terdampak bencana.
“Atas nama Pemerintah Aceh, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Lampung. Bantuan ini sangat berarti dan membantu mempercepat proses pemulihan pascabencana,” ujar M. Nasir.
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk empati dan kepedulian masyarakat Lampung terhadap saudara-saudara di Aceh yang tengah mengalami musibah.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat Aceh yang terdampak bencana dan memberikan manfaat dalam proses pemulihan,” kata Jihan.
Ia juga menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Menurutnya, bantuan yang disalurkan tidak hanya bersifat materi, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan solidaritas antardaerah.
“Aceh adalah saudara kami. Kami percaya Aceh mampu bangkit dan pulih kembali. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian anggota Pramuka dan masyarakat Lampung untuk saudara-saudara kami di Aceh dan sekitarnya,” ujarnya.
Penyerahan donasi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Aceh, serta perwakilan KORPRI dan Kwarda Pramuka Lampung.












