Jakarta

Komunitas Peduli Bangsa Deklarasikan Partai Politik Baru, Target Masuk SIPOL KPU Juni 2026

Admin
×

Komunitas Peduli Bangsa Deklarasikan Partai Politik Baru, Target Masuk SIPOL KPU Juni 2026

Sebarkan artikel ini
Komunitas Peduli Bangsa Deklarasikan Partai Politik Baru
Jajaran struktur inti kepengurusan tingkat pusat

MITRAPOL.com, Jakarta – Peta politik nasional berpotensi bertambah dinamis. Komunitas Peduli Bangsa secara resmi mendeklarasikan rencana pendirian partai politik baru dan menargetkan pendaftaran ke Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Juni 2026.

Deklarasi tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Nasional Komunitas Peduli Bangsa yang digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (26/1/2026). Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia, baik secara luring maupun daring, sebagai bagian dari konsolidasi nasional.

Ketua Komunitas Peduli Bangsa, Prof. Dr. H. Irmanjaya Thaher, SH, MH, menyatakan bahwa pendirian partai ini dimaksudkan sebagai wadah perjuangan politik berbasis kepentingan rakyat.

“Ini bukan proyek elite. Ini adalah ikhtiar politik untuk memastikan negara tetap berada di tangan rakyat,” ujar Irmanjaya kepada wartawan.

Menurut dia, rapat paripurna tersebut tidak hanya bersifat deklaratif, tetapi juga membahas secara rinci tahapan pendirian partai, termasuk persiapan administrasi dan strategi menghadapi proses verifikasi sesuai ketentuan perundang-undangan.

Dalam forum itu, muncul sejumlah opsi nama partai, di antaranya Partai Indonesia Raya, Partai Rakyat Sejahtera, dan Partai Rakyat Berdaulat. Opsi alternatif disiapkan untuk mengantisipasi kendala hukum dalam proses pendaftaran.

“Yang penting adalah kepastian hukum. Regulasi seharusnya tidak menjadi alat untuk menghambat lahirnya partai politik baru,” kata Irmanjaya.

Partai yang dirintis oleh Komunitas Peduli Bangsa ini mengusung ideologi kerakyatan dan kedaulatan negara, dengan fokus pada pengurangan ketimpangan sosial dan penguatan peran negara dalam melindungi seluruh warga.

Irmanjaya menegaskan, partai tersebut akan mengambil posisi konstruktif terhadap pemerintahan yang sah, dengan mendukung kebijakan yang berpihak kepada rakyat dan menyampaikan kritik apabila kebijakan dinilai menyimpang dari konstitusi.

Dalam rapat tersebut juga ditetapkan struktur inti kepengurusan tingkat pusat, yakni:

Ketua Umum: Prof. Dr. H. Irmanjaya Thaher, SH, MH

Sekretaris Jenderal: Mayjen TNI (Purn) Achmad Daniel Chardin, SE, MM

Bendahara Umum: Mayjen TNI (Purn) Suparlan Purwo Utomo, SE, MM

Struktur ini akan menjadi penggerak utama konsolidasi organisasi hingga ke tingkat daerah.

Tahapan Awal Pendirian Partai

Tahap pertama pendirian partai dijadwalkan berlangsung pada Januari–Februari 2026, meliputi:

  • Penetapan nama, logo, asas, dan ideologi partai
  • Penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART)
  • Penetapan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan sekretariat nasional
  • Pendaftaran notaris serta pembukaan rekening partai

Target akhir Februari 2026 adalah terbitnya Surat Keputusan Badan Hukum, sebelum melanjutkan proses verifikasi administrasi dan faktual menuju pendaftaran SIPOL KPU pada Juni 2026.

Dengan deklarasi terbuka dan target waktu yang jelas, Komunitas Peduli Bangsa menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi dalam dinamika politik nasional secara konstitusional.