MITRAPOL.com, Jakarta – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (DPW ICDN) Provinsi DKI Jakarta periode 2025–2030 resmi dikukuhkan. Dalam kepengurusan baru tersebut, advokat senior Dr. Carrel Ticualu, S.E., S.H., M.H., dipercaya mengisi posisi Dewan Pembina bersama sejumlah tokoh nasional lainnya.
Pengukuhan pengurus berlangsung di Balai Agung Balai Kota Jakarta, Jumat (30/1/2026), bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 ICDN. Kegiatan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penegasan peran DPW ICDN DKI Jakarta sebagai simpul pemikiran masyarakat Dayak di ibu kota.
Carrel Ticualu mengapresiasi kekompakan masyarakat Dayak yang berhimpun dalam ICDN. Ia menilai ICDN memiliki peran strategis sebagai wadah intelektual yang mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM), menjaga nilai-nilai budaya, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat Dayak dalam pembangunan daerah maupun nasional.
“Masyarakat Dayak telah berkontribusi signifikan dalam pembangunan Indonesia bersama kelompok etnis lainnya. Karena itu, penguatan peran cendekiawan Dayak menjadi penting agar aspirasi dan gagasan dari daerah dapat terartikulasikan secara lebih luas,” ujar Carrel dalam keterangannya, Minggu (1/2/2026).
Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus DPW ICDN DKI Jakarta periode 2025–2030 serta peringatan HUT ke-7 ICDN.
“Selamat dan sukses kepada Pengurus DPW ICDN Provinsi DKI Jakarta dan selamat ulang tahun ke-7 untuk ICDN. Tuhan memberkati kita semua,” katanya.
Fokus Penguatan SDM dan Peran Strategis
Ketua DPW ICDN Provinsi DKI Jakarta Benny Matriksa, S.T., M.M., menyatakan kesiapan pengurus untuk mengemban amanah organisasi sesuai visi dan misi ICDN. Ia menegaskan bahwa DPW ICDN DKI Jakarta akan fokus membangun ekosistem SDM Dayak yang unggul, berdaya saing, serta menjadi mitra strategis pemerintah.
Visi tersebut diwujudkan melalui sejumlah misi, antara lain pemberdayaan potensi cendekiawan Dayak, peningkatan kesejahteraan ekonomi dan sosial, penguatan soliditas internal organisasi, serta kontribusi nyata dalam bidang pendidikan, sosial, dan budaya.
Benny Matriksa juga menyampaikan pesan kepada generasi muda Dayak, khususnya yang berdomisili di Jakarta, agar aktif berperan dalam pembangunan dan pengembangan diri tanpa meninggalkan jati diri budaya.
“Mari kita tunjukkan bahwa generasi muda Dayak mampu bersaing, berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa. Tetap bangga dengan akar budaya kita dan bersatu dalam semangat kekeluargaan: Adil Ka’ Talino, Bacuramin Ka’ Saruga, Basengat Ka’ Jubata,” ujarnya.
Tema Pemberdayaan Generasi
Pelantikan pengurus mengusung tema “Empowering the Generation, No Dayak Left Behind”, yang menegaskan komitmen ICDN dalam mendorong pemberdayaan generasi Dayak agar tidak tertinggal dalam berbagai aspek pembangunan.
Rangkaian kegiatan juga dirangkai dengan Focus Group Discussion (FGD) untuk merumuskan program kerja DPW ICDN DKI Jakarta ke depan.
Susunan pengurus inti DPW ICDN Provinsi DKI Jakarta antara lain Wakil Ketua I Timotius Sipur, M.A., M.Th., Wakil Ketua II Ir. Maleakhi John, M.M., Sekretaris Marvely Nustra Bellem, S.T., Wakil Sekretaris Pren Lahang, serta Bendahara Bias Layar, S.H., M.H.
Ketua Umum ICDN Dr. Ir. Willy Midel Yoseph, M.M., berharap kepengurusan DPW ICDN DKI Jakarta periode 2025–2030 dapat bekerja lebih progresif dan adaptif, mengingat posisi strategis Jakarta sebagai pusat kebijakan nasional.
Acara pengukuhan turut dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Wakil Gubernur Kalimantan Utara Ingkong Alang, S.E., M.Si., Staf Khusus Gubernur sekaligus Ketua Bidang Kesejahteraan Rakyat Beno Muhammad Ibnu, anggota DPD RI dari Kalimantan Timur Dr. Yulianus Henock Sumual, serta anggota DPR RI Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP.
Hadir pula Kepala Perpustakaan Nasional, para akademisi, Dewan Pakar ICDN, tokoh masyarakat Dayak dari berbagai provinsi di Kalimantan, serta mahasiswa dan undangan lainnya.












