Nusantara

249 Mahasiswa STIK Angkatan 83 Jalani Pengabdian Masyarakat di Aceh, Perkuat Kepedulian Sosial Calon Perwira Polri

Admin
×

249 Mahasiswa STIK Angkatan 83 Jalani Pengabdian Masyarakat di Aceh, Perkuat Kepedulian Sosial Calon Perwira Polri

Sebarkan artikel ini
249 Mahasiswa STIK Angkatan 83 Jalani Pengabdian Masyarakat di Aceh, Perkuat Kepedulian Sosial Calon Perwira Polri
249 Mahasiswa STIK Angkatan 83 Jalani Pengabdian Masyarakat di Aceh, Perkuat Kepedulian Sosial Calon Perwira Polri

MITRAPOL.com, Aceh— Sebanyak 249 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan ke-83 diberangkatkan ke Provinsi Aceh untuk melaksanakan Program Pengabdian Masyarakat (Dianmas) atau Widya Pratama Siswa (WPS).

Program pengabdian ini akan berlangsung selama tiga minggu, dengan fokus pada kegiatan sosial, kemanusiaan, dan edukasi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari proses pembentukan karakter, kepemimpinan, serta peningkatan kepekaan sosial mahasiswa STIK sebagai calon perwira Polri di masa depan. Selama berada di Aceh, para mahasiswa akan terlibat dalam berbagai kegiatan, di antaranya bakti sosial, trauma healing, serta pendampingan masyarakat sesuai dengan kondisi dan kebutuhan wilayah.

Ketua STIK Lemdiklat Polri Irjen Pol. Eko Rudi Sudarto, melalui Wakil Ketua Kerja Sama (Waket Kerma) STIK Lemdiklat Polri Brigjen Pol. Noviar, menyampaikan bahwa program ini merupakan sarana pembelajaran lapangan yang penting bagi mahasiswa STIK.

“Pengabdian masyarakat ini menjadi wahana pembelajaran langsung bagi mahasiswa STIK untuk memahami dinamika sosial masyarakat, sekaligus melatih kepekaan, empati, serta kemampuan pemecahan masalah di lapangan,” ujar Brigjen Pol. Noviar.

Ia menambahkan, kehadiran ratusan mahasiswa STIK di Aceh diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya melalui bantuan sosial, tetapi juga dukungan psikologis dan edukasi yang dibutuhkan warga.

“Selama tiga minggu ke depan, mahasiswa akan berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui kegiatan bakti sosial, trauma healing, dan program kemanusiaan lainnya. Ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membentuk perwira yang humanis, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” tutupnya.