Jakarta

Viral Surat Permintaan THR Rp500 Ribu di Kalideres, Ketua RW 09 Kamal Jakarta Barat Buka Suara

Admin
×

Viral Surat Permintaan THR Rp500 Ribu di Kalideres, Ketua RW 09 Kamal Jakarta Barat Buka Suara

Sebarkan artikel ini
Ketua RW 09 Kamal Jakarta Barat Buka Suara
Gambar ilustrasi

MITRAPOL.com, Jakarta – Surat permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) yang mengatasnamakan pengurus RW 09 Kelurahan Kamal di Kalideres, Jakarta Barat, viral di media sosial.

Dalam surat yang beredar tersebut, disebutkan adanya permintaan THR kepada sejumlah perusahaan di wilayah pergudangan dengan nominal hingga Rp500 ribu per perusahaan.

Menanggapi viralnya surat tersebut, Ketua RW 09, Jaya, akhirnya memberikan klarifikasi. Ia mengaku belum pernah menerima surat yang dimaksud.

“Memang benar ada informasi mengenai permintaan THR yang diajukan oleh perangkat wilayah. Namun surat tersebut belum pernah sampai kepada saya selaku Ketua RW 09,” ujar Jaya saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu (11/3/2026).

Jaya menegaskan, setelah mengetahui surat tersebut viral dan menjadi perbincangan publik, pihaknya akan segera mengambil langkah untuk menarik surat yang beredar tersebut.

Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk menghindari polemik yang lebih luas di masyarakat maupun di kalangan pelaku usaha.

“Nanti surat itu akan segera kami tarik kembali. Wilayah RW 09 ini memang kawasan pergudangan, dan sekarang surat itu sudah viral,” jelasnya.

Lebih lanjut, Jaya mengaku baru mengetahui beredarnya surat tersebut setelah mendapatkan informasi dari pihak Kelurahan Kamal.

Ia juga menyebut pihak kelurahan telah memberikan arahan agar persoalan tersebut diselesaikan dengan bijak.

“Saya mendapat informasi dari kelurahan bahwa surat tersebut sudah viral di media sosial. Dari pihak kelurahan juga menyampaikan agar kami mencari solusi terbaik,” kata Jaya.

Viralnya surat permintaan THR tersebut memicu berbagai reaksi dari masyarakat maupun pelaku usaha di kawasan pergudangan Kalideres.

Sejumlah pihak menilai praktik permintaan THR oleh oknum pengurus wilayah perlu mendapatkan kejelasan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun polemik, terutama menjelang Idulfitri.

Hingga berita ini diturunkan, pihak RW 09 menyatakan akan melakukan penelusuran internal terkait beredarnya surat tersebut serta memastikan proses penarikan surat guna meredam polemik yang berkembang.