MITRAPOL.com, Kutacane – Upaya pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tenggara mendapat dukungan luas dari berbagai pihak. Ikatan Keluarga Masyarakat Aceh Tenggara (IKMAT) bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara menunjukkan sinergi kuat dalam menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
Aksi solidaritas ini mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai mampu menjadi jembatan kepedulian antara warga Aceh Tenggara di daerah maupun diaspora yang berada di luar daerah.
Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut adalah penyaluran bantuan dari Taman Iskandar Muda (TIM) Jakarta, yang difasilitasi oleh IKMAT kepada masyarakat terdampak banjir di Aceh Tenggara.
Wujud Solidaritas Diaspora Aceh
Ketua Umum IKMAT, Heru Selian, menyampaikan bahwa bantuan dari berbagai pihak, khususnya masyarakat Aceh di perantauan, merupakan simbol kuatnya solidaritas dan kepedulian terhadap kampung halaman.
“Sinergi antara pemerintah daerah, IKMAT, serta seluruh elemen masyarakat Aceh Tenggara di berbagai penjuru Nusantara telah menghadirkan kekuatan kebersamaan yang luar biasa,” ujar Heru Selian.
Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan amanah yang harus disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Dukungan Pemkab Aceh Tenggara
Gerakan kemanusiaan ini juga mendapat dukungan penuh dari Bupati Aceh Tenggara H.M. Salim Fakhry, S.E., M.M. yang mendorong percepatan penanganan dampak banjir serta pemulihan kondisi masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat distribusi bantuan hingga ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.
Bantuan Menjangkau Wilayah Terpencil
Melalui koordinasi yang solid antara tim lapangan dan pemerintah daerah, distribusi bantuan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah-daerah terpencil yang sebelumnya sulit diakses.
Beberapa bentuk dukungan yang menjadi kekuatan gerakan solidaritas ini antara lain:
Amanah dari diaspora Aceh di Jakarta, khususnya melalui Taman Iskandar Muda (TIM).
Dukungan pemerintah daerah, termasuk fasilitas dan koordinasi dari Pemkab Aceh Tenggara.
Tim relawan di lapangan yang memastikan bantuan sampai langsung kepada masyarakat terdampak.
Harapan Pemulihan Aceh Tenggara
Semangat gotong royong yang terbangun dari berbagai elemen masyarakat diharapkan tidak hanya berhenti pada masa tanggap darurat bencana, tetapi juga menjadi fondasi bagi pemulihan Aceh Tenggara ke depan.
Berbagai pihak berharap solidaritas ini mampu membantu masyarakat bangkit kembali dari dampak bencana serta memperkuat kebersamaan dalam membangun daerah.












