MITRAPOL.com, Kota Sabang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Sabang telah mematangkan berbagai persiapan untuk menyambut hari raya Idulfitri mendatang.
Kepala Rutan Sabang Faisal, menyatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri serta Dirjen Pemasyarakatan guna memberikan pelayanan terbaik bagi warga binaan dan keluarganya.
Kegiatan di hari kemenangan akan diawali dengan pelaksanaan salat Id berjamaah di lingkungan Rutan yang diikuti oleh petugas dan warga binaan.
Pihak Rutan menjadwalkan Ustadz Yasir sebagai imam sekaligus khatib yang akan memberikan tausiah agama untuk memperkuat mental spiritual para narapidana dan tahanan.
Setelah ibadah usai, agenda akan dilanjutkan dengan upacara penyerahan Remisi Khusus (RK) Idulfitri. Dari total 49 narapidana yang ada, sebanyak 43 orang dinyatakan berhak menerima pengurangan masa hukuman.
Besaran remisi yang diberikan bervariasi, dengan jangka waktu paling singkat 15 hari hingga yang paling lama mencapai 2 bulan.
Namun, terdapat 6 narapidana yang belum bisa mendapatkan remisi pada periode ini karena tidak memenuhi persyaratan administratif maupun substantif.
Alasan utamanya meliputi masa pidana yang belum genap 6 bulan, adanya pencabutan SK Pembebasan Bersyarat (PB), hingga catatan pelanggaran disiplin berat atau masuk dalam “Register F”.
Guna mengobati kerinduan keluarga, Rutan Sabang membuka layanan kunjungan tatap muka selama empat hari berturut-turut.
Layanan ini dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pagi dan sesi sore, untuk memastikan seluruh keluarga warga binaan mendapatkan kesempatan berkunjung secara adil tanpa terjadi penumpukan di ruang pertemuan.
Jadwal operasional kunjungan pada hari pertama dimulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB untuk sesi I, dan pukul 14.00 hingga 15.30 WIB untuk sesi II.
Sementara itu, pada hari kedua hingga keempat, pelayanan dibuka mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan dilanjutkan kembali pada pukul 14.00 hingga 16.00 WIB.
Dari sisi keamanan, Karutan menyiagakan total 15 personel per hari yang bertugas khusus untuk mengawal jalannya kegiatan lebaran.
Pengamanan ini merupakan sinergi antara petugas internal Rutan yang dibantu oleh personel dari jajaran TNI dan Polri guna menjamin situasi tetap kondusif selama masa kunjungan berlangsung.
Faisal menghimbau kepada seluruh keluarga pengunjung agar datang dengan tertib dan mematuhi aturan yang berlaku.
Ia menegaskan bahwa petugas akan melayani dengan ramah, namun tidak akan mentoleransi adanya upaya penyelundupan barang terlarang ke dalam Rutan demi menjaga integritas dan keamanan bersama.












