MITRAPOL.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sinergi lintas wilayah dan transformasi digital layanan pajak.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung, Saipul, memimpin rapat koordinasi strategis bersama seluruh Kepala Bapenda kabupaten/kota se-Lampung di Aula Lantai III Kantor Bapenda Lampung, Selasa (7/4/2026).
Rapat tersebut menjadi forum penting untuk mengidentifikasi berbagai tantangan pengelolaan pendapatan daerah sekaligus merumuskan langkah konkret dalam mengoptimalkan penerimaan PAD.
Dalam arahannya, Saipul menegaskan bahwa peningkatan PAD harus ditopang oleh modernisasi sistem layanan dan penyederhanaan birokrasi. Menurutnya, transformasi digital menjadi kunci untuk mengatasi hambatan administratif yang selama ini mengurangi potensi penerimaan pajak.
“Digitalisasi diperlukan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memperluas jangkauan layanan kepada wajib pajak, terutama pada sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB),” ujarnya.
Selain itu, rapat berlangsung dinamis dengan paparan dari masing-masing Kepala Bapenda daerah terkait kondisi riil di lapangan. Berbagai kendala turut dibahas, mulai dari tantangan geografis hingga pentingnya validasi dan integrasi data wajib pajak.
Sebagai tindak lanjut, forum tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi antar daerah, khususnya dalam pertukaran data (data sharing) dan pemanfaatan teknologi informasi secara terintegrasi.
Langkah ini dinilai strategis untuk menutup potensi kebocoran pajak, meningkatkan akurasi data, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pendapatan daerah.
Pemerintah Provinsi Lampung optimistis, melalui sinergi yang solid dan inovasi berbasis digital, target PAD tahun 2026 dapat tercapai secara maksimal.
Optimalisasi pendapatan daerah tersebut diharapkan berdampak langsung pada percepatan pembangunan infrastruktur serta peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat di seluruh wilayah Lampung.











