MITRAPOL.com, Merauke – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Merauke mulai memperkuat konsolidasi internal setelah Suhanto terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPC.
Kepengurusan baru tersebut menempatkan penguatan struktur organisasi hingga tingkat distrik sebagai salah satu agenda utama, termasuk pembentukan Pimpinan Anak Cabang (PAC) di 22 distrik di Kabupaten Merauke.
Suhanto mengatakan, konsolidasi organisasi akan menjadi langkah awal untuk memperkuat kembali struktur Hanura di Kabupaten Merauke.
“Saya menerima amanat ini dan akan bergerak cepat membentuk Pimpinan Anak Cabang (PAC) di 22 distrik Kabupaten Merauke, ini menjadi langkah awal untuk memperkuat kembali struktur organisasi Hanura,” ujar Suhanto. Selasa (6/10/2026).
Menurut Suhanto, kekuatan organisasi partai tidak hanya ditentukan oleh kepengurusan di tingkat kabupaten, tetapi juga oleh soliditas struktur hingga tingkat distrik, kelurahan, kampung, dan lingkungan masyarakat.
Dorongan untuk memperkuat struktur organisasi juga disampaikan Sekretaris DPD Hanura Papua Selatan, Eksan Daud, ia mendorong DPC Hanura Merauke segera melakukan konsolidasi secara menyeluruh sebagai bagian dari persiapan menghadapi dinamika politik dan agenda pemilu mendatang.
Di sisi lain, Wakil Ketua DPC Hanura Merauke menilai kondisi partai saat ini menjadi tantangan sekaligus momentum untuk melakukan evaluasi dan pembenahan organisasi.
Hanura saat ini berada pada posisi sebagai partai non-seat di daerah tersebut, karena itu, seluruh pengurus dan kader diminta membangun kembali soliditas internal tanpa membedakan kader lama maupun kader baru.
“Hanura saat ini memang partai non-seat, karena itu, mari kita bersatu dan saling membahu, kader lama maupun kader baru adalah satu ikatan keluarga besar Hanura yang harus tetap solid,” tegasnya.
Ia mengatakan, tidak boleh ada sekat antara kader lama dan kader baru, seluruh elemen partai diharapkan memiliki semangat yang sama untuk memperkuat organisasi dan membangun kembali kepercayaan masyarakat.
“Kita semua adalah orang Hanura, mari kita kembali membesarkan partai ini dan merebut kembali kepercayaan masyarakat pada Pemilu yang akan datang,” ujarnya.
Pembentukan PAC di 22 distrik menjadi salah satu pekerjaan utama kepengurusan DPC Hanura Merauke.
Struktur di tingkat distrik diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai kelengkapan organisasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya partai menyerap aspirasi masyarakat secara lebih dekat.
Kepengurusan baru Hanura Merauke juga didorong untuk membangun pola kerja yang tidak hanya aktif menjelang pemilu.
Para kader diharapkan tetap menjalankan kegiatan sosial dan politik serta berinteraksi dengan masyarakat di luar tahapan pemilu.
Konsolidasi tersebut menjadi bagian dari upaya Hanura Papua Selatan memperkuat kembali organisasi sekaligus mempersiapkan kader menghadapi agenda politik berikutnya.
Suhanto mengakui bahwa tantangan untuk membangun kembali kekuatan Hanura tidak ringan, namun, ia optimistis konsolidasi dan kerja organisasi yang dilakukan secara konsisten dapat memperkuat posisi partai di Papua Selatan.
“Pasti kita akan bekerja lebih ekstra. Tidak ada jalan lain selain bekerja, melakukan konsolidasi dan memperkuat seluruh struktur, target kita jelas, bagaimana Hanura bisa menjadi tuan rumah di Papua Selatan,” kata Suhanto.
Pernyataan tersebut menegaskan arah kepengurusan baru DPC Hanura Merauke, yakni memperkuat struktur organisasi, menyatukan kader lama dan baru, serta membangun basis partai hingga tingkat akar rumput sebagai persiapan menghadapi pemilu mendatang.












