MITRAPOL.com, Metro – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, Dr. Agus Muhammad Septiana, S.IP., M.H., menginstruksikan seluruh satuan pendidikan di Kota Metro untuk memperkuat upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar melalui edukasi, pengawasan, serta kolaborasi dengan orang tua dan aparat terkait.
Agus menyampaikan hal tersebut saat ditemui MITRAPOL.com, Selasa (13/10/2026), Agus menegaskan bahwa sekolah harus menjadi lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang peserta didik, sekaligus berperan dalam membangun karakter dan melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.
“Kita harus melindungi seluruh peserta didik dari bahaya narkoba. Sekolah tidak hanya menjadi tempat mentransfer ilmu, tetapi juga benteng pertahanan karakter dan moral anak-anak kita,” ujar Agus.
Ia meminta seluruh jajaran sekolah meningkatkan pengawasan dan pembinaan secara konsisten, sekaligus memperkuat deteksi dini terhadap perubahan perilaku peserta didik yang membutuhkan perhatian.
Untuk merealisasikan komitmen tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro telah merumuskan empat langkah pencegahan yang akan diterapkan di lingkungan sekolah.
Pertama, memperkuat edukasi preventif melalui sosialisasi bahaya narkoba secara berkala dalam kegiatan kesiswaan. Guru Bimbingan Konseling (BK) dan wali kelas juga didorong untuk berperan aktif dalam pendampingan serta deteksi dini.
Kedua, meningkatkan sinergi dengan orang tua melalui komunikasi intensif agar pengawasan dan pembinaan anak dapat berjalan secara berkesinambungan, baik di sekolah maupun di luar lingkungan pendidikan.
Ketiga, memperkuat kolaborasi lintas sektor dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan kepolisian untuk penyuluhan, pemetaan potensi kerawanan, serta penanganan yang tepat apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan narkoba.
Keempat, mempertegas tata tertib sekolah dengan memasukkan komitmen antinarkoba sebagai bagian dari aturan yang harus dipatuhi seluruh warga satuan pendidikan.
Selain itu, Agus juga mengajak para guru bisa menjadi teladan bagi peserta didik dan mengembangkan kegiatan positif, seperti olahraga, seni, serta organisasi sekolah, untuk mendukung pembentukan karakter dan mengoptimalkan potensi pelajar.
“Masa depan bangsa ini ada di tangan anak-anak kita yang sedang belajar hari ini, menyelamatkan mereka dari jerat narkoba adalah tanggung jawab bersama demi mewujudkan generasi Kota Metro yang sehat, cerdas, dan berprestasi tanpa narkoba,” pungkasnya.
Melalui langkah tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro berharap pencegahan narkoba dapat dilakukan secara berkelanjutan melalui keterlibatan sekolah, keluarga, dan pemangku kepentingan terkait.












