MITRAPOL.com, JAKARTA – Dr. Hj. Novita Wijayanti, S.E., M.M., resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pimpinan Pusat Perempuan Indonesia Raya (PP PIRA) periode 2025–2030 bersama jajaran pengurus di The Tribrata Hotel & Convention Center, Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 PIRA. Momentum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan peran perempuan, serta memperluas program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut diikuti pengurus pusat dan daerah PIRA, baik secara langsung maupun melalui siaran daring dari berbagai wilayah di Indonesia. Sejumlah perwakilan organisasi perempuan lintas partai juga hadir, di antaranya dari PDI Perjuangan, PKB, PKS, NasDem, PAN, Partai Demokrat, PPP, Partai Ummat, dan Partai Gelora.
Dalam sambutannya, Novita menegaskan bahwa pelantikan pengurus bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab untuk menjalankan program kerja secara nyata dan terukur.
“Pelantikan hari ini merupakan bagian dari proses organisasi,” ujar Novita.
Ia menyampaikan bahwa kepengurusan baru perlu membangun koordinasi yang solid, memperjelas pembagian tugas, serta memastikan setiap program dilaksanakan secara terarah dan dapat dipertanggung-jawabkan.
Menurut Novita, kekuatan organisasi tidak hanya ditentukan oleh susunan kepengurusan, tetapi juga oleh loyalitas, kedisiplinan, integritas, dan kemampuan seluruh kader untuk bekerja sama.
“Pelantikan ini hendaknya kita maknai sebagai awal dari komitmen bersama untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Novita, yang terpilih sebagai Ketua Umum PIRA melalui Musyawarah Nasional pada Oktober 2025, mengatakan perjalanan 18 tahun PIRA menjadi modal untuk memperluas pengabdian kepada masyarakat.
Ia menyebut sejumlah kegiatan yang selama ini dijalankan PIRA, mulai dari kegiatan sosial, sosialisasi, pemberdayaan masyarakat, hingga pendidikan politik. Program-program tersebut, menurutnya, perlu dikembangkan agar manfaat organisasi semakin dirasakan masyarakat.
Novita juga mengajak seluruh pengurus menjadikan semangat “PIRA Peduli, Bergerak, Kompak, Berdampak” sebagai pedoman dalam men-jalankan tugas.
“Jabatan bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab,” tegasnya.
Sebagai organisasi sayap Partai Gerindra, Novita turut menegaskan komitmen PIRA untuk mendukung dan mengawal program pembangunan nasional yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto.
Ia meminta seluruh jajaran organisasi berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program-program pemerintah sesuai peran dan kapasitas organisasi.
Perwakilan Pimpinan Daerah (PD) PIRA DKI Jakarta, Dr. Susi Barbara, menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Novita Wijayanti sebagai Ketua Umum PP PIRA periode 2025–2030.
Susi menyatakan dukungannya terhadap kepemimpinan Novita dan berharap PIRA semakin berkembang melalui kegiatan sosial kemasyarakatan, khususnya yang menyasar perempuan, ibu rumah tangga, remaja putri, dan kelompok masyarakat yang membutuhkan.
Ia mencontohkan sejumlah kegiatan yang telah dilakukan, antara lain penyuluhan kanker, pembagian sembako, santunan anak yatim, serta bantuan bagi pengemudi ojek daring perempuan.
Menurut Susi, kegiatan sosial tersebut dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi PIRA dalam menjangkau masyarakat sekaligus memperkuat kehadiran organisasi di tengah publik.
Ia juga berharap kegiatan-kegiatan tersebut dapat mendukung penguatan organisasi dan memperluas partisipasi masyarakat dalam berbagai program sosial.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Partai Gerindra, Ir. H. M. Endipat Wijaya, M.M., yang hadir mewakili Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono, menyampaikan apresiasi atas perjalanan PIRA yang telah memasuki usia 18 tahun.
Endipat menilai PIRA telah menjadi bagian dari perjalanan Partai Gerindra sejak masa awal perjuangan hingga saat ini.
“Itu bukti kalau PIRA ini sudah hadir di awal perjuangan Partai Gerindra sampai sekarang. Terima kasih kepada PIRA,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pentingnya peran PIRA dalam mendampingi perjuangan dan kegiatan Partai Gerindra.
“Terus terang kami butuh didampingi sama ibu-ibu PIRA,” katanya, yang disambut hangat oleh para peserta.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, panitia memberikan santunan kepada puluhan anak yatim piatu serta membagikan sembako kepada pengemudi ojek daring perempuan.
Acara juga dimeriahkan dengan persembahan seni dari Sumatera Barat sebagai penutup kegiatan.
Melalui kepengurusan baru periode 2025–2030, PIRA diharapkan dapat memperkuat konsolidasi internal sekaligus mengembangkan program pemberdayaan perempuan dan kegiatan sosial yang berkelanjutan.












