MITRAPOL.com, Lebak – Jembatan gantung yang menghubungkan Kecamatan Wanasalam dan Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Banten, roboh pada Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 14.15 WIB. Insiden tersebut menyebabkan sejumlah pelajar terjatuh ke sungai saat melintasi jembatan sepulang sekolah.
Akibat peristiwa itu, dua pelajar dilaporkan mengalami luka-luka, sementara satu pelajar lainnya harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kepala Desa Senanghati, Agus, membenarkan robohnya jembatan gantung yang berada di wilayah Desa Cilangkap, Kecamatan Wanasalam.
“Benar, saat jembatan gantung ambruk, ada beberapa pelajar yang sedang melintas sepulang sekolah dan ikut terjatuh ke sungai,” ujar Agus saat dikonfirmasi.
Menurutnya, terdapat tiga sepeda motor yang ditumpangi lima pelajar ikut terjatuh akibat jembatan tidak mampu menahan beban.
“Total ada lima pelajar dan tiga sepeda motor yang ikut terjatuh ke sungai,” jelasnya.
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban ke tepi sungai sebelum dibawa untuk mendapatkan penanganan medis.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun dua pelajar mengalami luka dan satu pelajar harus dirujuk ke rumah sakit,” tambah Agus.
Agus berharap Pemerintah Kabupaten Lebak maupun Pemerintah Provinsi Banten segera turun tangan meninjau lokasi dan melakukan perbaikan.
“Jembatan gantung ini merupakan akses vital masyarakat dua kecamatan. Kami berharap pemerintah segera memperbaikinya agar aktivitas warga tidak terganggu,” pungkasnya.












