Jakarta

Terima Kunjungan Studi Tiru Lapas Bekasi, Lapas Cibinong Jadi Rujukan Pengelolaan Dapur Sehat

Admin
×

Terima Kunjungan Studi Tiru Lapas Bekasi, Lapas Cibinong Jadi Rujukan Pengelolaan Dapur Sehat

Sebarkan artikel ini
Lapas Cibinong Jadi Rujukan Pengelolaan Dapur Sehat
Kunjungan studi tiru Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bekasi ke Lapas Kelas IIA Cibinong dalam rangka mempelajari pengelolaan Dapur Sahabat, Senin (19/1/2025).

MITRAPOL.com, Cibinong – Upaya peningkatan kualitas layanan Pemasyarakatan terus diperkuat melalui kolaborasi dan pertukaran praktik baik antarsatuan kerja. Salah satunya ditunjukkan melalui kunjungan studi tiru Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bekasi ke Lapas Kelas IIA Cibinong dalam rangka mempelajari pengelolaan Dapur Sahabat, Senin (19/1/2025).

Kunjungan studi tiru tersebut bertujuan untuk memperdalam pemahaman mengenai pengelolaan dapur di lingkungan Lapas yang memenuhi standar kebersihan, keamanan pangan, laik higiene, serta kehalalan makanan. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak dasar Warga Binaan Pemasyarakatan atas makanan yang layak dan sehat.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran Lapas Bekasi meninjau secara langsung berbagai aspek pengelolaan Dapur Sahabat Lapas Cibinong, mulai dari sistem kebersihan dapur, pengaturan dan penyimpanan bahan makanan, hingga penerapan standar sanitasi dan keamanan pangan.

Kepala Lapas Kelas IIA Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyampaikan bahwa Dapur Sahabat dirancang sebagai bentuk komitmen Lapas Cibinong dalam memberikan pelayanan Pemasyarakatan yang berkualitas dan berorientasi pada kesehatan.

“Pengelolaan dapur yang baik merupakan bagian dari tanggung jawab kami dalam memastikan hak dasar Warga Binaan terpenuhi. Melalui Dapur Sahabat, kami berupaya menjaga kualitas makanan sekaligus menerapkan standar kebersihan dan kesehatan secara konsisten. Kami juga terbuka untuk berbagi pengalaman dengan Lapas lainnya,” ujar Wisnu.

Sementara itu, Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan Lapas Bekasi, Dendi Firnando, menilai kegiatan studi tiru tersebut memberikan banyak masukan positif bagi jajarannya.

“Kami melihat langsung pengelolaan dapur di Lapas Cibinong yang dijalankan secara tertata dan berkelanjutan. Banyak praktik baik yang dapat kami adopsi dan disesuaikan dengan kondisi di Lapas Bekasi,” ungkap Dendi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antarsatuan kerja Pemasyarakatan semakin kuat, sekaligus memberikan pemahaman yang komprehensif bagi Lapas Bekasi dalam pengelolaan dapur yang sehat dan berstandar. Hasil studi tiru tersebut diharapkan menjadi dasar penguatan layanan dapur serta peningkatan kualitas pemenuhan kebutuhan dasar Warga Binaan secara berkelanjutan.