Jakarta

Disparekraf DKI Jakarta Dukung Fam Trip M7 World Championship 2026, Tampilkan Ikon Sejarah dan Ruang Kreatif Ibu Kota

Admin
×

Disparekraf DKI Jakarta Dukung Fam Trip M7 World Championship 2026, Tampilkan Ikon Sejarah dan Ruang Kreatif Ibu Kota

Sebarkan artikel ini
Disparekraf DKI Jakarta Dukung Fam Trip M7 World Championship 2026
Fam Trip M7 World Championship 2026

MITRAPOL.com, Jakarta – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Familiarization Trip (Fam Trip) M7 World Championship 2026 sebagai bagian dari strategi promosi pariwisata dan penguatan citra Jakarta sebagai destinasi sport tourism dan kota global berkelas dunia.

Dalam kegiatan familiarization trip tersebut, para peserta diajak mengunjungi sejumlah destinasi unggulan yang merepresentasikan wajah Jakarta secara menyeluruh, mulai dari ikon sejarah nasional, kawasan heritage yang telah direvitalisasi, hingga pusat gaya hidup dan kreativitas anak muda.

Sejumlah destinasi yang dikunjungi antara lain Monumen Nasional (Monas), Pos Bloc Jakarta, dan kawasan Blok M. Ketiga lokasi tersebut dipilih untuk menunjukkan keberagaman atraksi wisata perkotaan yang dimiliki Jakarta.

Kunjungan ke Monumen Nasional menjadi salah satu rangkaian utama fam trip. Sebagai simbol sejarah dan identitas bangsa, Monas memperkenalkan peserta pada narasi perjalanan sejarah Indonesia sekaligus peran Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan kota metropolitan yang terus berkembang. Kawasan Monas juga ditampilkan sebagai ruang publik ikonik yang mampu mendukung berbagai aktivitas wisata, budaya, dan penyelenggaraan event berskala internasional.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan ke Pos Bloc Jakarta, kawasan heritage yang telah direvitalisasi menjadi ruang kreatif dan pusat aktivitas ekonomi kreatif. Di lokasi ini, peserta melihat langsung transformasi bangunan bersejarah menjadi destinasi urban lifestyle yang memadukan nilai sejarah, seni, kuliner, serta produk kreatif lokal. Pos Bloc dinilai mencerminkan semangat Jakarta dalam mengembangkan pariwisata berbasis revitalisasi kota dan pemberdayaan pelaku ekonomi kreatif.

Selanjutnya, peserta fam trip mengunjungi kawasan Blok M yang dikenal sebagai salah satu pusat gaya hidup, hiburan, dan kuliner Jakarta. Kawasan ini ditampilkan sebagai hub kreatif anak muda dengan ragam kuliner legendaris hingga tren baru, ruang seni, serta dukungan akses transportasi publik yang terintegrasi. Blok M menggambarkan dinamika Jakarta sebagai kota yang hidup selama 24 jam dan ramah bagi wisatawan dari berbagai segmen.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta, Andhika Permata, mengatakan pemilihan destinasi dalam kegiatan fam trip dirancang untuk memberikan pengalaman yang komprehensif kepada para peserta.

“Melalui kunjungan ke Monas, Pos Bloc, dan Blok M, kami ingin menunjukkan bahwa Jakarta memiliki kekayaan destinasi yang beragam, mulai dari ikon sejarah, kawasan heritage kreatif, hingga pusat gaya hidup modern. Dukungan terhadap familiarization trip M7 World Championship 2026 ini merupakan bagian dari upaya memposisikan Jakarta sebagai destinasi sport tourism dan pariwisata perkotaan yang kompetitif di tingkat global,” ujar Andhika.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran dan Atraksi Disparekraf DKI Jakarta, Lucky Wulandari, menegaskan bahwa kegiatan fam trip memiliki peran strategis dalam membangun persepsi positif tentang Jakarta.

“Pengalaman langsung yang dirasakan peserta saat mengunjungi destinasi unggulan Jakarta akan menjadi cerita dan promosi yang autentik. Melalui familiarization trip ini, kami berharap citra Jakarta sebagai kota yang kaya atraksi, mudah diakses, serta memiliki ekosistem event internasional yang kuat dapat tersampaikan secara luas menjelang M7 World Championship 2026,” ungkap Lucky.

Disparekraf DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan kesuksesan penyelenggaraan M7 World Championship 2026, sekaligus memaksimalkan dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Jakarta.