MITRAPOL.com, Bogor — Yayasan Catatan Akhir Sekolah (C.A.S) menggelar kegiatan pembinaan sekaligus silaturahmi pelajar bertajuk “Doa Bersama Catatan Akhir Sekolah dan Pelajar se-Bogor”, Jumat (6/2/2025).
Kegiatan tersebut berlangsung di Markas C.A.S, Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat.
Acara ini diikuti pelajar tingkat SMP dan SMA/sederajat se-Kota Bogor, serta perwakilan komunitas pelajar dan kepemudaan. Selain menjadi ruang silaturahmi antarpelajar, kegiatan juga diisi program “Jumat Berkah” berupa pembagian makanan gratis bagi pelajar dan masyarakat, serta pembacaan doa dan salawat bersama.
Dalam tausyiahnya, Ustadz Bayu Candra Bahari mengajak para pelajar untuk menyiapkan masa depan dengan konsistensi, doa, dan kerja keras. Ia juga mengingatkan pentingnya menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.
“Pelajar harus fokus belajar dan mengembangkan diri. Kekuatan sejati bukan pada fisik atau kekuasaan, melainkan pada kemampuan mengendalikan emosi, menjaga hati dari kebencian, dan memilih jalan damai,” ujarnya.
Pihak Catatan Akhir Sekolah menegaskan, kegiatan tersebut digelar untuk memperkuat ikatan silaturahmi antarpelajar, sekaligus mencegah potensi tawuran dan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
Selain itu, kegiatan ini juga ditujukan untuk menanamkan nilai disiplin, sportivitas, serta menyediakan ruang positif bagi pelajar agar dapat menyalurkan minat dan bakat melalui aktivitas yang edukatif dan konstruktif.
Dalam kesempatan yang sama, para pelajar turut menyampaikan Deklarasi Catatan Akhir Sekolah Bersama Pelajar se-Bogor Raya sebagai bentuk komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, damai, dan berintegritas.
Deklarasi tersebut memuat enam poin utama, yakni:
- Menolak segala bentuk aksi tawuran antarpelajar.
- Menjauhi narkoba dan obat-obatan terlarang.
- Tidak melakukan aksi anarkis dan vandalisme serta mengedepankan dialog dalam penyelesaian konflik.
- Melawan segala bentuk bullying yang dapat merusak mental dan masa depan pelajar.
- Menghindari praktik judi online yang merusak masa depan pelajar.
- Menolak paham radikalisme serta menjunjung tinggi toleransi dan keberagaman di lingkungan pendidikan.
Melalui kegiatan tersebut, Yayasan Catatan Akhir Sekolah berharap dapat menghadirkan contoh nyata kolaborasi pelajar dan komunitas dalam membangun iklim pendidikan yang sehat dan aman.
“Dengan komitmen bersama ini, pelajar diharapkan mampu mempersiapkan diri menjadi generasi berkarakter, berprestasi, serta memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.












