Nusantara

Pelajar di Lebak Tewas Kecelakaan di Jalan Citeras–Jakarta, Ketua FRIC Soroti Jalan Berlubang

Admin
×

Pelajar di Lebak Tewas Kecelakaan di Jalan Citeras–Jakarta, Ketua FRIC Soroti Jalan Berlubang

Sebarkan artikel ini
Pelajar di Lebak Tewas Kecelakaan di Jalan Citeras–Jakarta, Ketua FRIC Soroti Jalan Berlubang
Pelajar di Lebak Tewas Kecelakaan di Jalan Citeras–Jakarta, Ketua FRIC Soroti Jalan Berlubang

MITRAPOL.com, Lebak — Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang pelajar di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi perhatian publik. Peristiwa tersebut terjadi di ruas Jalan Citeras–Jakarta, Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Korban diketahui bernama Friska Novia, warga Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Lebak, Ipda Aris Setiawan, S.H., menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi saat korban yang mengendarai sepeda motor diduga berupaya menyalip kendaraan tronton.

“Korban diduga menyalip mobil tronton. Saat berada di posisi tengah, terdapat lubang di jalan sehingga korban terjatuh ke kiri dan masuk ke kolong kendaraan tronton,” ujar Ipda Aris Setiawan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (7/2/2026).

Dalam kejadian itu, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi A 2500 OT. Sementara kendaraan tronton yang terlibat merupakan Mitsubishi Fuso FM 517 HRDK dengan nomor polisi A 9796 SM, yang dikemudikan pria berinisial SP.

Peristiwa tersebut kemudian memunculkan sorotan terhadap kondisi infrastruktur jalan. Ketua Dewan Pimpinan Cabang Fast Respon Indonesia Center (DPC FRIC) Kabupaten Lebak, A. Sutisna, S.Pd, meminta pemerintah daerah dan instansi terkait memberi perhatian serius terhadap kondisi jalan berlubang yang dinilai berpotensi memicu kecelakaan.

“Saya menyayangkan jalan berlubang dibiarkan lama. Ruas Citeras menuju arah Tangerang–Jakarta diduga menjadi kewenangan DPUPR Provinsi Banten,” kata Sutisna.

Ia juga mendesak agar perbaikan dilakukan secepatnya guna mencegah jatuhnya korban berikutnya.

Selain itu, Sutisna turut mengimbau para orang tua untuk lebih memperhatikan keselamatan anak, termasuk mempertimbangkan pendampingan saat berangkat sekolah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak media masih berupaya meminta tanggapan dari instansi terkait, termasuk Dinas PUPR Provinsi Banten, mengenai kondisi jalan di lokasi kejadian.