Nusantara

Dump Truck Mogok di Jembatan Sidamukti Pandeglang, Macet Panjang Tak Terhindarkan

Admin
×

Dump Truck Mogok di Jembatan Sidamukti Pandeglang, Macet Panjang Tak Terhindarkan

Sebarkan artikel ini
Dump Truck Mogok di Jembatan Sidamukti Pandeglang
Sebuah dump truck bermuatan padi hasil panen petani mogok di jembatan Kampung Bintulang, Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (9/2/2026).

MITRAPOL.com, Pandegkang Banten — Sebuah dump truck bermuatan padi hasil panen petani mogok di jembatan Kampung Bintulang, Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (9/2/2026).

Insiden tersebut menyebabkan kemacetan panjang karena kondisi jembatan yang sempit dan dilaporkan sudah rusak.

Berdasarkan informasi di lokasi, kendaraan tidak dapat bergerak setelah mengalami kerusakan pada bagian as roda yang diduga patah. Dump truck tersebut berhenti tepat di atas jembatan, sehingga akses lalu lintas warga terhambat.

Seorang warga yang ikut terjebak antrean mengatakan, kondisi jembatan tersebut sudah lama dikeluhkan masyarakat dan belum pernah diperbaiki dalam beberapa tahun terakhir.

“Jembatan ini sudah lama tidak diperbaiki, dari zaman almarhumah Kades Enjat,” ujar warga tersebut.

Warga juga menyebut kemacetan yang terjadi membuat sebagian pengguna jalan terpaksa memutar melalui jalur alternatif ke Kampung Sabang. Namun, jalur tersebut dilaporkan sedang tergenang banjir.

Menurut warga, jembatan tersebut merupakan akses penting yang menghubungkan sejumlah wilayah kecamatan. Mereka menilai kondisi infrastruktur yang rusak telah menjadi persoalan menahun.

“Sudah kurang lebih empat tahun tidak ada perbaikan. Ini jalan kabupaten, harusnya tanggung jawab pemerintah daerah,” kata warga.

Sementara itu, Camat Sukaresmi Tatang Bajeg membenarkan kejadian dump truck mogok tersebut. Ia mengaku telah turun langsung ke lokasi untuk membantu mengurai kemacetan.

“Benar, ada dump truck mogok pengangkut padi hasil masyarakat. Saya sudah turun ke lokasi untuk membantu masyarakat dari kemacetan,” ujar Tatang.

Ia juga menyampaikan bahwa persoalan tersebut sudah dilaporkan kepada Bupati Pandeglang dan telah mendapat respons.

“Tadi saya langsung konfirmasi kepada Ibu Bupati Pandeglang dan direspons dengan baik. Pihak PU Kabupaten Pandeglang sudah turun langsung ke lokasi,” lanjutnya.

Tatang berharap perbaikan jembatan dapat segera direalisasikan karena jalur tersebut merupakan akses utama aktivitas warga, termasuk distribusi hasil pertanian.

“Harapan saya sama dengan masyarakat, jembatan ini segera diperbaiki karena akses utama masyarakat,” tutupnya.