MITRAPOL.com, Bekasi – Persiapan Paskah IKKSU 2026 terus dimatangkan melalui rapat koordinasi dan evaluasi progres tiap seksi kepanitiaan yang digelar di Gereja Santa Clara, Minggu (15/2/2026).
Sebelum rapat dimulai, seluruh panitia mengikuti Misa Kudus di ruang adorasi yang dipimpin Pastor Matheus Batubara selaku Pastor Moderator IKKSU Jabodetabek.
Dalam homilinya, Pastor Matheus mengajak panitia merefleksikan makna pelayanan Paskah agar tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, melainkan menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang mengalami kesulitan.
Ia juga mengingatkan pentingnya menempatkan nilai spiritual di atas kepentingan seremonial, sehingga pelayanan mampu menjangkau kepedulian sosial secara konkret.
Usai misa, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang kebersamaan yang disiapkan Seksi Konsumsi. Doa makan dipimpin Tonny Pardosi. Hidangan yang disajikan didominasi makanan khas Sumatra Utara seperti ketupat, lapet, saksang, hingga babi goreng khas Nias.
Suasana kekeluargaan terasa kental, mempererat relasi antarpanitia sekaligus menghadirkan nuansa kampung halaman bagi peserta.
Rapat evaluasi selanjutnya dipimpin Ketua Panitia Kasianus Telaumbanua dan diikuti sekitar 70 peserta. Evaluasi mencakup laporan progres dari sejumlah seksi, mulai dari Dana, Acara, Humas, Perlengkapan, Konsumsi, hingga Penerima Tamu.
Seksi Humas disebut sebagai garda terdepan dalam publikasi kegiatan. Secara umum, progres pekerjaan masing-masing seksi berada pada kisaran 40 hingga 60 persen.
Dari laporan Seksi Dana yang dipandu Frank Simorangkir, penjualan kursi kegiatan tercatat mencapai 106 seat, sementara 94 seat lainnya masih tersedia. Penjualan kupon undian juga dilaporkan masih stagnan.
Untuk meningkatkan semangat, Kasianus mengajak seluruh panitia menjaga optimisme hingga hari pelaksanaan kegiatan.
Ketua Umum IKKSU, Amang Lodewijck Sihite, turut melaporkan hasil pertemuan tim dengan Romo Yustinus terkait pematangan konsep Charity Night. Ia menyebut konsep acara menunjukkan tren positif meski masih memerlukan penyempurnaan.
Dalam rapat tersebut, Seksi Humas melalui Kornelius Wau mengusulkan pemanfaatan momentum kehadiran Rosianna Silalahi untuk memperluas publikasi kegiatan.
Apabila kehadiran tersebut terealisasi, panitia berharap kegiatan puncak pada 12 April 2026 dapat diliput KOMPAS TV sebagai media nasional.
Tim Humas menilai publikasi media nasional berpotensi memperluas jangkauan informasi kegiatan sekaligus menyampaikan pesan kepedulian sosial, termasuk aksi bantuan bagi korban banjir di Tapanuli.
Usulan tersebut mendapat respons positif dari panitia dan pengurus. Sekretaris Jenderal IKKSU, Rasnius Pasaribu, menyatakan akan menindaklanjuti komunikasi dengan pihak terkait.
Dalam peneguhan rohani di akhir kegiatan, Pastor Matheus menyampaikan keyakinannya bahwa setiap proses persiapan akan berjalan dengan penyertaan Tuhan dan memperkuat persaudaraan jemaat.
Rapat panitia berlangsung sekitar empat jam dan ditutup dengan doa oleh Ketua Panitia.












