Scroll untuk baca artikel
Nusantara

Bendungan Desa Padang Kembali Berfungsi, Widia Ningsih Dorong Produktivitas Pertanian

Admin
×

Bendungan Desa Padang Kembali Berfungsi, Widia Ningsih Dorong Produktivitas Pertanian

Sebarkan artikel ini
Bendungan Desa Padang Kembali Berfungsi, Wabup Lahat Dorong Produktivitas Pertanian
Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih Resmikan Waduk irigasi di Desa Padang kecamatan Merapi Selatan

MITRAPOL.com, Lahat – Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, S.H., M.H., menghadiri silaturahmi dan syukuran atas selesainya rehabilitasi bendungan di Desa Padang, Kecamatan Merapi Selatan, Jumat (15/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Widia menegaskan pentingnya keberadaan infrastruktur irigasi dalam mendukung aktivitas dan produktivitas pertanian masyarakat.

Menurutnya, ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting bagi petani dalam mengelola lahan persawahan.

“Program kita di Kabupaten Lahat tentunya sangat banyak. Sebelum diresmikan, saya sudah melihat langsung pembangunan ini. Tentunya pembangunan harus sesuai dengan kualitas yang diharapkan,” ujar Widia.

Ia mengatakan, pembangunan infrastruktur pertanian tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga dengan keberlanjutan manfaat bagi masyarakat.

Dengan kembali berfungsinya bendungan, pasokan air ke areal persawahan masyarakat dapat kembali dimanfaatkan.

“Irigasi ini sangat penting untuk menghidupi masyarakat dan tentunya sangat bermanfaat. Tetapi jangan hanya membangun, setelah itu harus kita rawat bersama,” katanya.

Widia juga mengingatkan masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat fasilitas irigasi yang telah dibangun.

Perawatan bersama dinilai penting agar infrastruktur tersebut dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Bagaimana agar pembangunan ini bisa bertahan, lebih awet dan tahan lama, tentunya harus dirawat bersama-sama,” tegasnya.

Menurut Widia, kerusakan bendungan sebelumnya menyebabkan masyarakat kesulitan mengoptimalkan lahan persawahan selama kurang lebih tiga tahun.

Setelah dilakukan rehabilitasi pada 2026, aliran air kembali menjangkau areal persawahan masyarakat.

“Kurang lebih tiga tahun irigasi di sini rusak, hari ini menjadi wujud syukur masyarakat karena sawah-sawah sudah kembali terairi dengan adanya bendungan yang dibangun dan diperbaiki pada tahun 2026 ini,” ungkapnya.

Ia berharap berfungsinya kembali bendungan tersebut dapat mendukung peningkatan aktivitas pertanian dan hasil produksi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mendukung swasembada pangan.

“Mudah-mudahan dengan irigasi yang kembali berfungsi, masyarakat dapat kembali menggarap sawah dan hasil pertanian semakin meningkat,” tuturnya.

Sebagai simbol dimulainya kembali aktivitas pertanian setelah rehabilitasi bendungan, Widia Ningsih melakukan penanaman padi di areal persawahan Desa Padang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.