MITRAPOL.com, Medan — Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara bersama polres jajaran mengungkap 52 kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) dalam ku-run waktu 2×24 jam, pada 14–15 September 2026.
Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 59 tersangka yang diduga terlibat dalam sejumlah tindak pidana terhadap harta benda di berbagai wilayah Sumatera Utara.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan pengungkapan itu merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam menindaklanjuti laporan masyarakat sekaligus mem-berikan kepastian hukum terhadap perkara yang ditangani.
“Dalam waktu 2×24 jam, Polda Sumatera Utara bersama polres jajaran berhasil mengungkap 52 kasus curas dan curat dengan mengamankan 59 tersangka,” ujar Ferry, Rabu (16/9/2026).
Ferry merinci, dari total 52 kasus yang diungkap, sebanyak tiga kasus merupakan curas dengan tiga tersangka. Sementara itu, 49 kasus lainnya merupakan curat dengan 56 tersangka.
Menurut Ferry, pengungkapan dilakukan melalui serangkaian penyelidikan oleh personel di lapangan dengan menindaklanjuti infor-masi serta laporan yang diterima dari masyarakat.
“Setiap laporan masyarakat menjadi perhatian dan ditindaklanjuti oleh personel di lapangan. Pengungkapan ini menunjukkan komitmen Polri untuk memberikan rasa aman sekaligus memastikan setiap tindak pidana diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” katanya.
Salah satu pengungkapan kasus curas dilakukan Polres Pelabuhan Belawan. Perkara tersebut berawal dari laporan dugaan pencurian dengan kekerasan terhadap dua korban yang bekerja di perusahaan pengangkutan minyak.
Peristiwa itu terjadi ketika korban mengemudikan mobil tangki seusai melakukan pembongkaran minyak di kawasan Ujung Baru, Belawan. Korban diduga diberhentikan oleh sejumlah orang dan mengalami kekerasan setelah terjadi perselisihan terkait sisa minyak serta permintaan barang milik korban.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Belawan melakukan penyelidikan hingga memperoleh informasi mengenai keberadaan salah satu terduga pelaku.
Pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 21.00 WIB, tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pelabuhan Belawan yang dipimpin Kanit Pidum Ipda Marcelino T.S. Damanik bergerak ke kawasan Jalan Pelabuhan Raya.
“Tersangka selanjutnya dibawa ke Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut,” kata Ferry.
Pengungkapan kasus curat juga dilakukan jajaran Polrestabes Medan. Salah satu perkara berkaitan dengan pencurian sepeda motor di kawasan Jalan Selamat Ketaren, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.
Kasus tersebut dilaporkan setelah korban mendapati sepeda motor Honda Vario miliknya yang sebelumnya diparkir dalam keadaan terkunci telah hilang.
Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Medan kemudian melakukan penyelidikan. Tim Jatanras memperoleh informasi mengenai keberadaan salah satu terduga pelaku.
Pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, petugas bergerak ke kawasan Jalan Selamat Ketaren, tepatnya di sekitar Gerbang I Universi-tas Negeri Medan (Unimed), dan mengamankan seorang tersangka berinisial SB.
Berdasarkan pemeriksaan awal, SB diduga terlibat dalam pencurian ter-sebut bersama seorang pelaku lain yang sebelumnya telah diamankan.
Ferry menegaskan, Polda Sumut dan seluruh jajaran akan terus meningkatkan kegiatan kepolisian, khususnya dalam penanganan keja-hatan jalanan serta tindak pidana yang meresahkan masyarakat.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak pidana atau aktivitas mencurigakan di lingkungannya. Polri akan menindaklanjuti setiap in-formasi yang disampaikan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan pengamanan terhadap kendaraan dan barang berharga serta tidak memberikan kes-empatan kepada pelaku kejahatan untuk menjalankan aksinya.
“Keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sumatera Utara,” pungkasnya..












