Nusantara

BPBD Lebak Imbau Warga Waspadai Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah

Admin
×

BPBD Lebak Imbau Warga Waspadai Banjir dan Longsor di Sejumlah Wilayah

Sebarkan artikel ini
BPBD Lebak Imbau Warga Waspadai Banjir dan Longsor
Bencana Banjir

MITRAPOL.com, Lebak, Banten – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan tanah longsor, menyusul hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang masih mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Lebak dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lebak, Febby Riski Pratama, mengatakan curah hujan yang terjadi berpotensi memicu banjir, khususnya di wilayah-wilayah yang selama ini tergolong rawan bencana.

Sejumlah kecamatan yang dilaporkan terdampak hujan antara lain Rangkasbitung, Cibeber, Bayah, Banjarsari, Cimarga, Leuwidamar, dan Cirinten.

“Di Desa Umbuljaya, Kecamatan Banjarsari, saat ini genangan masih terjadi pada akses jalan. Belum ada laporan rumah warga yang terdampak banjir, namun potensi genangan masih cukup besar karena hujan terus mengguyur wilayah tersebut dan sekitarnya,” ujar Febby saat dihubungi, Senin (12/1/2026).

Ia menambahkan, banjir kerap terjadi setiap tahun di beberapa desa di Kecamatan Banjarsari. Hingga saat ini, genangan air dilaporkan sudah memasuki permukiman warga di Desa Ciruji, Desa Cidahu, dan Desa Keusik.

“Relawan BPBD terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan perkembangan situasi di lapangan,” katanya.

Sementara itu, relawan BPBD Kecamatan Banjarsari, Sesi Yoanita, menyampaikan bahwa sejumlah wilayah yang biasanya rawan banjir masih dalam kondisi relatif aman. Menurutnya, informasi terkait genangan di Desa Umbuljaya telah dikoordinasikan dengan pemerintah desa setempat.

“Kami sudah berkomunikasi dengan Sekretaris Desa Umbuljaya. Saat ini kondisi masih aman dan terus kami pantau,” ujarnya.

BPBD Kabupaten Lebak mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama bagi warga yang bermukim di daerah rawan banjir dan longsor, serta segera melaporkan kepada aparat desa atau BPBD apabila terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya.