MITRAPOL.com, Lebak — Kondisi jalan kabupaten di Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, Banten, dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan parah dan belum mendapat penanganan serius.
Sejumlah titik jalan dilaporkan berlubang dan rusak berat. Saat hujan turun, lubang-lubang tersebut tertutup genangan air sehingga membahayakan pengendara.
Warga menyebut kondisi tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan.
“Kalau hujan, sulit membedakan mana jalan dan mana lubang. Sudah banyak pengendara yang terjatuh, kendaraan rusak, dan aktivitas terganggu,” ujar Ade, salah satu warga Bojongmanik, Sabtu (14/2/2026).
Menurut warga, jalan tersebut merupakan akses utama masyarakat untuk bekerja, bersekolah, berdagang, serta mendistribusikan hasil pertanian.
Ade menuturkan, kerusakan jalan berdampak langsung pada perekonomian masyarakat. Distribusi hasil pertanian dan barang dagangan menjadi terhambat, biaya perawatan kendaraan meningkat, serta waktu tempuh perjalanan menjadi lebih lama.
“Lebih dari sekadar kenyamanan, ini sudah berdampak pada ekonomi masyarakat,” katanya.
Warga menegaskan bahwa mereka tidak menuntut hal berlebihan, melainkan perbaikan jalan agar layak dan aman digunakan.
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera melakukan survei lapangan dan mengambil langkah konkret untuk memperbaiki kerusakan tersebut.
“Kami hanya berharap ada perhatian serius dan tindakan nyata,” ujar Ade.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai jadwal perbaikan jalan di wilayah tersebut.












