Nusantara

Meugang di Aceh, Presiden Prabowo Gelontorkan Rp72,75 Miliar Disalurkan ke 19 Daerah

Admin
×

Meugang di Aceh, Presiden Prabowo Gelontorkan Rp72,75 Miliar Disalurkan ke 19 Daerah

Sebarkan artikel ini
Meugang di Aceh, Presiden Prabowo Gelontorkan Rp72,75 Miliar
Penyerahan secara simbolis bantuan dari Presiden Prabowo oleh Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pasca bencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian.

MITRAPOL.com, Aceh Selatan – Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp72,75 miliar untuk pengadaan sapi meugang di Provinsi Aceh menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Bantuan tersebut ditujukan bagi masyarakat terdampak bencana agar tetap dapat menjalankan tradisi meugang.

Mengutip keterangan Badan Komunikasi Pemerintah RI melalui akun Instagram @bakom.ri, sebanyak 1.455 ekor sapi meugang diserahkan secara simbolis oleh Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, pada Selasa, 10 Februari 2026.

“Di tengah masa pemulihan, bantuan ini menjadi wujud kepedulian Presiden agar masyarakat Aceh tetap dapat menjaga dan merayakan tradisi meugang dalam menyambut Ramadan,” demikian keterangan Badan Komunikasi, Ahad (15/2/2026).

Bantuan sapi meugang tersebut disalurkan ke 19 kabupaten/kota di Aceh, yakni Lhokseumawe, Aceh Tamiang, Pidie Jaya, Aceh Timur, Bireuen, Langsa, Aceh Utara, Aceh Barat, Pidie, Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, Aceh Singkil, Subulussalam, Aceh Besar, Nagan Raya, Aceh Selatan, dan Simeulue.

Dana bantuan disalurkan melalui transfer ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) masing-masing kabupaten/kota. Pemerintah memastikan penyaluran dilakukan paling lambat satu hari sebelum Ramadan.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, di Banda Aceh, Rabu (11/2/2026), menyatakan bantuan tersebut telah ditransfer.

“Alhamdulillah, Bapak Presiden telah menyetujui permohonan Pemprov Aceh dan masyarakat Aceh untuk bantuan daging sapi meugang dan dananya telah ditransfer,” kata Fadhlullah, sebagaimana dilansir Antara.

Menurutnya, mekanisme penyaluran dilakukan melalui Sekretariat Presiden langsung ke pemerintah kabupaten/kota, dan selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat oleh masing-masing pemerintah daerah.

Sebelumnya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah pusat guna menjamin ketersediaan dan stabilitas harga daging sapi menjelang meugang. Permintaan itu disampaikan dalam rapat koordinasi Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana DPR di Banda Aceh, Selasa (30/12/2025).

Muzakir Manaf, yang akrab disapa Mualem, menyebut harga daging sapi di Aceh termasuk yang tertinggi secara nasional. Pada hari normal, harga daging mencapai sekitar Rp200 ribu per kilogram dan berpotensi meningkat saat terjadi bencana.

Kenaikan harga tersebut, menurutnya, dipengaruhi dampak banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah Sumatera pada akhir November 2025, yang menyebabkan sebagian warga kehilangan ternak.