Nusantara

Motor Pelajar SMAN 2 Rangkasbitung Hilang Saat Pawai Tarhib Ramadan, Polisi Periksa CCTV

Admin
×

Motor Pelajar SMAN 2 Rangkasbitung Hilang Saat Pawai Tarhib Ramadan, Polisi Periksa CCTV

Sebarkan artikel ini
Motor Pelajar SMAN 2 Rangkasbitung Hilang Saat Pawai Tarhib Ramadan
Pelajar SMAN 2 Rangkasbitung pemilik motor yang hilang Saat Pawai Tarhib Ramadan.

MITRAPOL.com, Lebak, Banten – Kasus pencurian sepeda motor di Kabupaten Lebak, Banten, kembali terjadi. Kali ini, seorang pelajar SMA Negeri 2 Rangkasbitung kehilangan sepeda motor saat mengikuti pawai tarhib Ramadan yang digelar di Rangkasbitung, Senin (16/2/2026).

Korban diketahui bernama Putri Alinsia (16), siswi kelas XI. Sepeda motor miliknya jenis Honda Beat warna merah-hitam dengan nomor polisi A 3611 DK dilaporkan hilang di area parkir Jalan Abdi Negara, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban memarkirkan kendaraan sekitar pukul 07.30 WIB sebelum mengikuti kegiatan. Namun saat pawai selesai sekitar pukul 09.00 WIB, sepeda motor tersebut sudah tidak ditemukan di lokasi.

Ironisnya, di area parkir itu disebut terdapat petugas parkir. Namun, petugas mengaku tidak mengetahui kapan kendaraan korban hilang.

Putri mengaku baru menyadari motornya hilang setelah pawai berakhir.

“Saya kehilangan motor pas jam 07.30 waktu mau ikut pawai. Motor Beat warna hitam merah, nomor polisi A 3611 DK. Pas selesai pawai sekitar jam 9, motornya sudah tidak ada,” ujar Putri saat ditemui.

Putri yang merupakan warga BTN Ona, Desa Rangkasbitung Timur, berharap sepeda motornya dapat segera ditemukan.

“Saya berharap motor saya bisa cepat ketemu,” katanya.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi disebut langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi. Polisi juga memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi untuk mengungkap kronologi pencurian tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memarkir kendaraan di lokasi kegiatan yang ramai.