MITRAPOL.com, Karawang – Pemerintah Kabupaten Karawang resmi memulai rangkaian kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) Ramadan 1447 Hijriah yang dipusatkan di Kecamatan Pakisjaya dan melibatkan wilayah Kecamatan Batujaya serta Tirtajaya, Senin (23/2/2026).
Kegiatan tahunan ini menjadi ajang silaturahmi antara jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan masyarakat, sekaligus sarana menyerap aspirasi warga secara langsung di momentum bulan suci Ramadan.
Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, dalam kesempatan tersebut secara simbolis menyerahkan bantuan dari Baznas Karawang kepada para guru ngaji, guru TPQ, guru DTA, guru Madrasah (MI dan MTs), amil, marbot masjid, serta santunan bagi anak yatim.
“Hari ini kita melaksanakan salat tarawih bersama yang merupakan rutinitas Tarawih Keliling. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama satu bulan di 10 titik, dengan satu titik merupakan gabungan dari tiga kecamatan,” ujar Aep.
Aep menegaskan, kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan Tarling bukan hanya untuk beribadah bersama, tetapi juga memastikan pemerintah hadir di tengah masyarakat untuk mendengarkan kebutuhan dan aspirasi warga.
“Selama 10 hari ini kami hadir di tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi. Insyaallah saya bersama Wakil Bupati akan terus berupaya merealisasikan apa yang menjadi harapan masyarakat,” katanya.
Dalam rangkaian kegiatan Ramadan tersebut, Pemkab Karawang juga menghadirkan program “Cepot Ngabuburit” sebagai media komunikasi publik yang dikemas secara ringan dan menghibur. Program ini dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi terkait kebijakan, capaian, serta program pembangunan pemerintah kepada masyarakat menjelang waktu berbuka puasa.
Tarawih Keliling Ramadan 1447 H dijadwalkan berlangsung di 10 kecamatan, yakni, Pakisjaya, Pedes, Cilebar, Cikampek, Majalaya, Lemahabang, Telagasari, Cilamaya Wetan, Pangkalan dan Karawang Timur.
Pemerintah Kabupaten Karawang berharap kegiatan ini dapat memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat sekaligus menjadi ruang dialog konstruktif dalam pembangunan daerah.












