MITRAPOL.com, Aceh Tamiang – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melaksanakan silaturahmi dan sahur bersama penghuni Hunian Sementara (Huntara) Tamiang 2 di Kabupaten Aceh Tamiang, Rabu (25/2/2026). Kegiatan dilanjutkan dengan salat Subuh berjamaah serta penyerahan bantuan bahan pokok kepada warga terdampak bencana.
“Pagi ini kita silaturahmi dengan penghuni Huntara PU yang kedua di Tamiang. Di sini ada 13 blok. Tadi kita makan sahur bersama dengan warga dan dilanjutkan dengan salat Subuh bersama,” ujar Menteri Dody.
Target Selesai Sebelum Lebaran
Menteri Dody memastikan percepatan penyelesaian pembangunan Huntara di Aceh Tamiang. Saat ini, di lokasi Huntara Tamiang 2 telah terbangun 13 blok, dengan tambahan tujuh blok dalam proses pembangunan sehingga total menjadi 20 blok.
Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia juga tengah menyelesaikan empat titik tambahan berdasarkan usulan pemerintah daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
“Memang ada keluhan, beberapa masyarakat masih di tenda dan meminta percepatan. Insyaallah kita upayakan selesai sebelum Lebaran. Mudah-mudahan teman-teman kita yang masih di tenda pengungsian segera bisa masuk ke hunian,” katanya.
Secara keseluruhan di Provinsi Aceh, Kementerian PU telah membangun 102 blok huntara yang dapat menampung sekitar 1.204 kepala keluarga (KK). Jumlah tersebut bersifat dinamis mengikuti usulan tambahan dari pemerintah daerah melalui koordinasi dengan BNPB.
Terkait penetapan penghuni, Menteri Dody menegaskan hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah daerah, sementara Kementerian PU bertanggung jawab atas pembangunan hunian dan fasilitas pendukungnya.
“Kementerian PU bertugas membangun rumah hunian serta fasilitas di dalamnya, termasuk air bersih dan sambungan listrik,” tegasnya.
Perkuat Layanan Air Bersih
Untuk mendukung layanan dasar, Kementerian PU juga meningkatkan kapasitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Karangbaru melalui pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) berkapasitas 2 x 50 liter per detik.
“Mudah-mudahan dalam dua hingga tiga bulan selesai dan bisa segera mengalir ke Huntara Tamiang 2 serta beberapa lokasi lain, termasuk rumah sakit,” ujar Menteri Dody.
Ia juga menyampaikan bahwa seluruh pengungsi akan secara bertahap menempati hunian sementara sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
Apresiasi Warga
Perwakilan penghuni Huntara Tamiang 2, Indra Saputra, menyampaikan apresiasi atas percepatan penanganan yang dilakukan pemerintah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan Menteri PU yang telah hadir di Aceh Tamiang. Kami sudah tinggal sekitar dua minggu dan cukup nyaman, meskipun masih ada kendala air dan kebersihan. Kami berharap suplai air lebih bersih dan pengangkutan sampah lebih rutin,” ujarnya.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, pemerintah memastikan percepatan pembangunan hunian dan penguatan layanan dasar berjalan seiring, sehingga masyarakat terdampak dapat menjalani Ramadan dengan lebih tenang sembari menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi hunian tetap.












