MITRAPOL.com, Simeulue, Aceh – Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan dari Polres Simeulue bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Simeulue menggelar rapat analisa dan evaluasi (Anev) serta monitoring dan evaluasi (Monev) terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), Kamis (6/3/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan distribusi dan ketersediaan BBM bagi masyarakat tetap stabil dan terkendali.
Rapat dihadiri oleh sejumlah unsur Forkopimda, di antaranya Bupati Simeulue, Wakil Bupati Simeulue, Ketua DPRK Simeulue, perwakilan Kodim 0115 Simeulue, perwakilan Pangkalan TNI Angkatan Laut Simeulue, perwakilan Polres Simeulue, Kejaksaan Negeri Simeulue, Pengadilan Negeri Sinabang, Mahkamah Syar’iyah Sinabang, Sekretaris Daerah, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan terkait.
Berdasarkan hasil rapat dan pengecekan yang dilakukan oleh tim Satgas Pangan bersama Forkopimda, ketersediaan BBM di wilayah Kabupaten Simeulue dipastikan dalam kondisi aman.
Stok BBM yang tersedia saat ini dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga sekitar dua bulan ke depan.
Pemerintah daerah bersama aparat TNI-Polri juga terus melakukan pemantauan terhadap distribusi BBM guna memastikan pasokan tetap berjalan lancar dan tidak terjadi kelangkaan di lapangan.
Sehubungan dengan kondisi stok yang masih mencukupi, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas distribusi dan memastikan seluruh masyarakat dapat memperoleh BBM sesuai kebutuhan.
Pemerintah Kabupaten Simeulue bersama TNI-Polri dan instansi terkait menegaskan akan terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.












