MITRAPOL.com, Ketapang – Keluarga besar Persatuan Orang Melayu (POM) Ketapang menggelar kegiatan buka puasa bersama dalam suasana penuh kehangatan di bulan suci Ramadan. Acara tersebut berlangsung di kediaman Reni Kartini di BTN Palm Viesta, Desa Kalinilam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Minggu (8/3/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Merekat Asa, Merajut Ukhwah, Satu Hati Satu Rase” ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kebersamaan di antara keluarga besar POM Ketapang.
Acara berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan dihadiri oleh pengurus serta anggota POM Ketapang beserta keluarga. Sejak pukul 16.30 WIB, para peserta mulai berdatangan untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang diisi dengan silaturahmi, berbincang santai, hingga mempererat hubungan persaudaraan sebelum bersama-sama melaksanakan buka puasa.
Setelah berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah serta makan malam bersama yang semakin mempererat keakraban antaranggota.
Momentum kebersamaan ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga sarana untuk menumbuhkan nilai-nilai kepedulian sosial yang menjadi semangat utama organisasi. Dalam kegiatan tersebut, keluarga besar POM Ketapang menegaskan komitmen untuk terus memupuk rasa saling peduli dan berbagi kebahagiaan kepada sesama, terutama kepada kaum dhuafa.
Ketua DPD POM Ketapang, Rusdi Alfawani, mengatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat ukhuwah sekaligus menghidupkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat Melayu Ketapang.
Menurutnya, bulan Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk mempererat tali persaudaraan serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.
“Melalui kegiatan ini kita ingin terus merekatkan kebersamaan di antara keluarga besar Persatuan Orang Melayu Ketapang. Tema Merekat Asa, Merajut Ukhwah, Satu Hati Satu Rase bukan sekadar slogan, tetapi menjadi semangat bersama untuk menjaga persaudaraan dan menumbuhkan rasa saling peduli,” ujar Rusdi.
Ia menambahkan, keberadaan organisasi tidak hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan.
“Semangat kebersamaan ini harus diwujudkan dalam tindakan nyata, salah satunya dengan terus memupuk kepedulian sosial dan berbagi kebahagiaan kepada sesama, khususnya saudara-saudara kita yang termasuk kaum dhuafa,” tambahnya.
Rusdi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu memperkuat persatuan dan mempererat hubungan kekeluargaan di tengah masyarakat Melayu Ketapang.
Dengan suasana penuh kebersamaan dan kehangatan, kegiatan buka puasa bersama ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga menjadi pengingat bahwa nilai-nilai persaudaraan, kepedulian, dan semangat berbagi merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Semangat “Satu Hati Satu Rase” pun diharapkan terus menjadi perekat yang memperkuat solidaritas serta menumbuhkan semangat kebersamaan di keluarga besar Persatuan Orang Melayu Ketapang.












