MITRAPOL.com, Ketapang – Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Orang Melayu (DPD POM) Kabupaten Ketapang menggelar konsolidasi dan pembinaan organisasi di Kecamatan Sungai Laur guna memperkuat soliditas dan kinerja kepengurusan di tingkat cabang.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (2/4/2026) di Sekretariat DPC POM Sungai Laur tersebut dihadiri jajaran pengurus DPD, DPC, PAC, serta tokoh masyarakat setempat.
Ketua DPD POM Ketapang, Muhammad Rusdi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sambutan pengurus DPC Sungai Laur serta menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan roda organisasi berjalan sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).
“Kami berharap DPC Sungai Laur dapat terus aktif dan menjadi contoh dalam penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat bawah,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, DPD POM Ketapang juga memberikan sejumlah arahan strategis kepada pengurus DPC, di antaranya pembentukan pengurus PAC di tingkat desa, penguatan aksi sosial kemasyarakatan, penyelenggaraan kegiatan organisasi, serta konsolidasi hukum adat.
Selain itu, pengurus juga didorong untuk rutin menggelar rapat bulanan guna menjaga koordinasi dan efektivitas program kerja.
Ketua DPC Sungai Laur, Hendra Wahyudi, menyambut baik kegiatan pembinaan tersebut dan mengaku mendapat banyak manfaat dari arahan yang diberikan.
“Kegiatan ini sangat membantu kami dalam menjalankan organisasi. Ke depan, kami siap meningkatkan koordinasi dan memperkuat peran POM di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Wilayah I DPD POM Ketapang, Herman Sosilo, menekankan pentingnya penguatan kaderisasi dan komunikasi internal organisasi.
“Konsolidasi ini menjadi momentum untuk memperbaiki sistem organisasi, meningkatkan komunikasi antar pengurus, serta membangun kekompakan dalam menjalankan program kerja,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk menjaga marwah organisasi serta berkontribusi dalam pembangunan sosial dan budaya masyarakat Melayu, khususnya di wilayah Sungai Laur.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang melibatkan pengurus serta tokoh masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk penguatan organisasi ke depan.












