Info Polri

Survei Litbang Kompas: Kepercayaan Publik terhadap Polri Naik Jadi 82,4 Persen, Anton Charliyan Minta Terus Tingkatkan Pelayanan

Admin
×

Survei Litbang Kompas: Kepercayaan Publik terhadap Polri Naik Jadi 82,4 Persen, Anton Charliyan Minta Terus Tingkatkan Pelayanan

Sebarkan artikel ini
Kepercayaan Publik terhadap Polri Naik
Mantan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. (Purn.) Dr. Anton Charliyan, M.P.K.N.

MITRAPOL.com | Bandung – Mantan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. (Purn.) Dr. Anton Charliyan, M.P.K.N. mengapresiasi hasil survei Litbang Kompas yang mencatat peningkatan tingkat kepercayaan publik terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Menurut Anton, hasil survei tersebut menunjukkan bahwa berbagai upaya pembenahan, reformasi internal, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang dilakukan Polri mulai mendapat respons positif dari masyarakat.

“Di usia institusi yang memasuki 80 tahun, hasil survei Litbang Kompas menjadi motivasi bagi Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata Anton di Bandung, Rabu (1/7/2026).

Anton yang juga menjabat sebagai Sesepuh Ketua Umum Majelis Adat Sunda berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat mengacu pada hasil survei Litbang Kompas periode April 2026 yang mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen, meningkat dibandingkan survei tahun 2025 sebesar 76,2 persen.

Ia menilai peningkatan tersebut menjadi indikator positif terhadap persepsi masyarakat atas berbagai langkah pembenahan yang dilakukan institusi kepolisian, khususnya dalam meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan.

Meski demikian, Anton mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat institusi berpuas diri. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga melalui pelayanan yang semakin baik dan penegakan hukum yang berkeadilan.

“Polri harus terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kepercayaan publik hanya dapat dipertahankan melalui pelayanan yang responsif, humanis, profesional, serta penegakan hukum yang adil,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran Polri untuk terus menjaga integritas, meningkatkan kedekatan dengan masyarakat, serta tetap menjalankan tugas secara profesional dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

Selain tingkat kepercayaan publik, survei Litbang Kompas juga mencatat peningkatan pada sejumlah indikator lainnya. Citra positif Polri meningkat dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen, sedangkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian naik dari 65,1 persen menjadi 67,6 persen.

Sementara itu, skor profesionalisme pelayanan publik Polri juga mengalami peningkatan. Berdasarkan survei terhadap sekitar 1.200 responden di berbagai daerah di Indonesia, nilai pelayanan naik dari 7,76 pada Oktober 2025 menjadi 8,37 pada April 2026.

Anton berharap capaian tersebut menjadi dorongan bagi seluruh personel Polri untuk terus memperkuat integritas, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempertahankan kepercayaan masyarakat.

“Peningkatan kepercayaan publik merupakan modal penting bagi Polri. Karena itu, pelayanan yang profesional, transparan, dan berorientasi kepada kepent-ingan masyarakat harus terus menjadi prioritas,” tutupnya.