Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Demi Merah Putih, Tim Kurash Indonesia Siap Berjuang di Asian Games 2026 Meski Dihantui Ketidakpastian

Admin
×

Demi Merah Putih, Tim Kurash Indonesia Siap Berjuang di Asian Games 2026 Meski Dihantui Ketidakpastian

Sebarkan artikel ini
Demi Merah Putih, Tim Kurash Indonesia Siap Berjuang di Asian Games 2026 Meski Dihantui Ketidakpastian
Tim Kurash Indonesia

MITRAPOL.com | Kota Tangerang – Kurang dari dua bulan menjelang penyelenggaraan Asian Games XX Tahun 2026 di Aichi–Nagoya, Jepang, Tim Kurash Indonesia masih menunggu kepastian terkait keberangkatan ke ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.

Hingga kini, keputusan mengenai dukungan anggaran bagi kontingen cabang olahraga Kurash belum diumumkan, meski persiapan atlet telah dilakukan secara intensif.

Pengurus Besar Persatuan Kurash Indonesia (PB PERKUSHI) menyatakan telah menyiapkan skuad terbaik yang terdiri atas satu pelatih kepala, satu official, dua atlet putri, dan tiga atlet putra hasil seleksi berdasarkan prestasi internasional.

Direktur pembinaan tim menilai komposisi tersebut merupakan kekuatan terbaik Indonesia untuk bersaing di tingkat Asia.

Sejumlah atlet yang dipersiapkan memiliki rekam jejak prestasi internasional, di antaranya Muhamad Salim asal Banten yang meraih medali perak pada World Veteran Kurash Championship 2024, serta Savira Diah Fitri Rizkianti dari Jawa Timur yang sukses meraih medali perunggu Kejuaraan Dunia Kurash pada 2022 dan kembali mengulang prestasi serupa pada 2023.

Selain itu, I Komang Ardiarta, Tommy Dharmawan, dan Mariha Salimah juga tercatat menyumbangkan medali pada ajang Southeast Asia Open Kurash dan KUSEA Championship, sehingga dinilai memiliki peluang bersaing di Asian Games.

Salah satu atlet nasional, Muhamad Salim, mengaku tetap menjalani program latihan secara penuh selama enam bulan terakhir di Pusat Pelatihan Kurash Kota Tangerang di bawah arahan Pelatih Kepala Subhan Prasandra.

Sebagai aparatur sipil negara di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Salim bahkan telah memperoleh izin khusus untuk mengikuti persiapan membela Indonesia di Asian Games.

“Saya harus berangkat. Demi Indonesia saya siap berkorban apa pun. Persiapan sudah kami jalani selama berbulan-bulan. Kesempatan tampil di Asian Games adalah impian setiap atlet dan saya berharap dapat mengharumkan nama bangsa,” ujar Salim.

Pelatih Kepala Tim Kurash Indonesia, Subhan Prasandra, mengatakan PB PERKUSHI terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar Indonesia tetap dapat mengirimkan atlet ke Asian Games 2026.

Menurutnya, organisasi juga menyiapkan berbagai alternatif apabila nantinya keberangkatan harus dilakukan melalui skema pembiayaan mandiri.

“Apabila nantinya harus menggunakan pembiayaan mandiri, kami akan berusaha mencari dukungan melalui kerja sama, kolaborasi, maupun donasi dari berbagai pihak yang peduli terhadap prestasi olahraga Indonesia,” kata Subhan.

Ia menjelaskan, apabila skema tersebut diterapkan, prioritas akan diberikan kepada atlet yang memiliki capaian internasional terbaik.

Subhan mengungkapkan, pembinaan atlet Kurash selama masa pemusatan latihan dilakukan dengan berbagai keterbatasan. Demi menjaga program latihan tetap berjalan, ia mengaku menjual dua kendaraan pribadinya untuk membantu memenuhi kebutuhan operasional tim.

Dana tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan latihan, seperti vitamin, suplemen, perlengkapan olahraga, hingga biaya operasional pemusatan latihan.

“Kami berusaha agar atlet tetap fokus berlatih. Soal pembiayaan menjadi tanggung jawab kami mencari solusi. Ini bagian dari perjuangan menuju prestasi,” ujarnya.

Meski masih menunggu kepastian keberangkatan, Subhan optimistis atlet Kurash Indonesia memiliki peluang meraih prestasi di Asian Games 2026.

Berdasarkan evaluasi performa dan pengalaman bertanding di tingkat internasional, ia menilai seluruh atlet yang dipersiapkan memiliki peluang menembus podium.

“Mental, fisik, dan teknik atlet sudah dipersiapkan dengan baik. Yang dibutuhkan sekarang adalah kesempatan untuk bertanding dan dukungan agar seluruh program dapat berjalan sesuai rencana,” katanya.

PB PERKUSHI menyatakan seluruh administrasi keberangkatan atlet, pelatih, dan official telah disampaikan kepada Komite Olimpiade Indonesia sesuai prosedur.

Apabila kepastian keberangkatan telah diterbitkan, tim akan langsung melaksanakan program try out internasional di Tokyo, Jepang, atau Uzbekistan sebagai tahap akhir persiapan menghadapi Asian Games.

Subhan berharap seluruh perjuangan yang telah dilakukan selama ini dapat berujung pada kesempatan bagi atlet Kurash Indonesia untuk mengharumkan nama bangsa di panggung olahraga Asia.

“Kami hanya berharap diberikan kesempatan untuk membuktikan bahwa Kurash Indonesia mampu memberikan prestasi bagi Indonesia di Asian Games 2026,” tutupnya.