MITRAPOL.com, | Tangerang — Gubernur Banten Andra Soni meminta Dinas Pendidikan Provinsi Banten mendorong pengembangan olahraga hoki di lingkungan sekolah. Pesan tersebut disampaikan saat membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hoki Indoor 2026 di GOR Nambo Jaya, Kota Tangerang, Minggu (23/8/2026).
Andra Soni secara khusus meminta Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten Jamaludin menyosialisasikan olahraga hoki kepada sekolah tingkat menengah di Banten dan mendorong pembentukan kegiatan ekstrakurikuler hoki.
Menurut Andra, pengenalan hoki sejak usia sekolah penting untuk memperluas pembinaan atlet sekaligus membuka peluang munculnya talenta baru dari Banten.
“Kepala Dindik Banten punya tugas baru untuk menyosialisasikan olahraga hoki ke sekolah-sekolah tingkat menengah agar dapat membuka ekstrakurikuler olahraga hoki,” ujar Andra Soni.
Ia juga menilai hoki memiliki posisi penting dalam pembinaan olahraga prestasi karena menjadi salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di Olimpiade.
“Hoki merupakan salah satu cabang olahraga yang masuk dalam Olimpiade. Olahraga ini populer di berbagai kawasan dunia, termasuk Eropa, Asia, dan Amerika Utara,” katanya.
Andra juga menyebut hoki sebagai salah satu cabang olahraga yang berkontribusi dalam perolehan medali Indonesia di SEA Games. Menurutnya, prestasi di cabang tersebut juga dapat membuka peluang bagi atlet untuk mengembangkan karier di berbagai bidang.
Dindik Banten Siapkan Pemetaan Sekolah
Menanggapi arahan tersebut, Kepala Dindik Banten Jamaludin mengatakan pihaknya akan segera memetakan sekolah yang memiliki potensi untuk mengembangkan olahraga hoki.
“Kita akan lihat sekolah mana saja yang bisa menyelenggarakan, karena ini terkait dengan fasilitas yang memadai,” ujar Jamaludin.
Menurut dia, kesiapan sarana dan prasarana menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum ekstrakurikuler hoki diterapkan di sekolah.
Kejurnas Hoki Punya Nilai Penting
Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari yang hadir dalam pembukaan menilai Kejurnas memiliki posisi penting dalam sistem pembinaan dan kompetisi olahraga nasional.
Ia mengatakan ajang kejuaraan nasional menjadi salah satu tahapan penting bagi atlet untuk meningkatkan kemampuan dan mengejar prestasi di level yang lebih tinggi.
“Kejurnas ini lebih tinggi poinnya dari PON, Asian Games, bahkan SEA Games sekalipun,” ujar Raja Sapta Oktohari.
Raja Sapta mengatakan kehadirannya dalam pembukaan Kejurnas Hoki Indoor 2026 merupakan bentuk perhatian terhadap perkembangan olahraga hoki dan pembinaan atlet di Indonesia.
Diikuti Ratusan Pelajar
Kejurnas Hoki Indoor 2026 diselenggarakan Federasi Hockey Indonesia (FHI) Provinsi Banten di Kota Tangerang. Ajang tersebut diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan atlet hoki nasional sekaligus membuka peluang lahirnya atlet berprestasi dari Banten.
Pembukaan dihadiri Ketua Umum PP FHI Mayjen TNI Budi Sulistiyono, Sekjen PP FHI, Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari, Wakil Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI Andri Sutanto yang mewakili Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, Wali Kota Tangerang, jajaran Forkopimda Banten, sejumlah pejabat Pemprov Banten, serta ratusan pelajar tingkat SLTA.
Dengan dorongan pemerintah daerah dan keterlibatan sekolah, pembinaan hoki di Banten diharapkan dapat dilakukan secara lebih terstruktur, mulai dari pengenalan olahraga, pembentukan ekstrakurikuler, hingga pembinaan atlet menuju kompetisi tingkat nasional dan internasional.












