Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Setelah Lebih dari 7 Tahun Menati, SMP PGRI 1 Tebas Akhirnya Dapat Bantuan Revitalisasi

Admin
×

Setelah Lebih dari 7 Tahun Menati, SMP PGRI 1 Tebas Akhirnya Dapat Bantuan Revitalisasi

Sebarkan artikel ini
Setelah Lebih dari 7 Tahun Menati, SMP PGRI 1 Tebas Akhirnya Dapat Bantuan Revitalisasi
SMP PGRI 1 Tebas Sambas

MITRAPOL.com, Sambas – Setelah Lebih dari 7 Tahun Menati, SMP PGRI 1 Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, akhirnya menerima bantuan program revitalisasi satuan pendidikan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 2026.

Bantuan ini menjadi harapan baru bagi sekolah yang, menurut pengelola yayasan, telah menanti dukungan perbaikan gedung selama lebih dari tujuh tahun.

Ketua Pengurus Harian YPLP Dikdasmen PAUD PGRI Kabupaten Sambas, Urai Sumadi, menyambut baik bantuan tersebut, ia berharap revitalisasi dapat meningkatkan kenyamanan belajar siswa sekaligus mendorong semangat guru dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Alhamdulillah, tahun 2026 SMP PGRI 1 Tebas mendapat bantuan program revitalisasi dari Kemendikdasmen, harapan saya, semoga program ini menjadi vitamin bagi siswa dan guru agar lebih semangat dalam memajukan pendidikan,” ujar Urai. Minggu (11/10/2026).

Ia berharap fasilitas sekolah yang lebih representatif dapat memperkuat kepercayaan masyarakat dan alumni serta mempertahankan SMP PGRI 1 Tebas sebagai pilihan pendidikan bagi anak-anak di Desa Bekut dan sekitarnya.

Urai, yang pernah mengajar di SMP PGRI 6 Bekut sebelum sekolah tersebut berganti nama menjadi SMP PGRI 1 Tebas, mengapresiasi kontribusi alumni dalam mempertahankan keberlangsungan lembaga pendidikan tersebut.

Menurutnya, keterlibatan alumni menjadi salah satu kekuatan penting melalui dukungan tenaga, waktu, dan pendanaan.

“Sejak dibangun kembali, SMP PGRI identik dengan The Power of Alumni. Hal ini karena besarnya peran alumni dalam memberikan napas kembali bagi keberlangsungan hidup SMP PGRI,” ungkapnya.

Sejumlah alumni yang disebut turut berkontribusi antara lain Bui Kiong, Victor, Cucinen, Fatimah, Culitan, Jiu Nyan, Santo, dan Marina. Urai juga menyampaikan apresiasi kepada alumni lainnya yang telah membantu sekolah.

Urai berharap bantuan revitalisasi dapat mendukung perbaikan fasilitas dan meningkatkan kualitas layanan Pendidikan, ia juga menilai keberadaan sekolah tersebut penting untuk menyediakan pilihan pendidikan bagi generasi muda di Kecamatan Tebas.

Berdasarkan keterangan Urai, SMP PGRI 1 Tebas saat ini merupakan satu-satunya sekolah PGRI yang masih aktif di Kecamatan Tebas.

Dengan adanya bantuan revitalisasi, pihak yayasan berharap keberlangsungan sekolah semakin terjaga melalui kerja sama antara pengelola, guru, siswa, alumni, dan masyarakat.

Program tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik sekolah, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi para siswa.