MITRAPOL.com, Jakarta – PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara, menebar sedikitnya 60.000 bibit ikan baung dan nila di 12 sungai di Provinsi Riau.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan mendukung pelestarian ekosistem perairan di sekitar wilayah operasionalnya.
Penebaran dilakukan secara serentak pada pekan ketiga Oktober 2026 melalui salah satu regional perusahaan. Setiap lokasi sungai yang berbatasan dengan area operasional pabrik kelapa sawit (PKS) menerima sekitar 5.000 bibit ikan.
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan kegiatan penebaran kembali atau restocking tersebut merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan.
“Menjaga ekosistem perairan bukan sekadar program tambahan, melainkan bagian dari cara kami beroperasi,” ujar Jatmiko. Selasa (27/10/26).
Selain penebaran bibit ikan, perusahaan juga menjalankan program penanaman 1,5 juta pohon yang difokuskan pada kawasan bernilai konservasi tinggi, terutama daerah aliran sungai (DAS) dan sempadan sungai.
Menurut perusahaan, ikan nila dipilih karena dinilai memiliki kemampuan adaptasi yang baik, sedangkan ikan baung merupakan salah satu ikan air tawar yang populer dan bernilai ekonomi bagi masyarakat Riau.
Sepanjang 2026, jumlah bibit ikan yang telah ditebar PTPN IV PalmCo di wilayah Riau dilaporkan mencapai 70.000 ekor, termasuk kegiatan penebaran terbaru tersebut.
Dalam pelaksanaannya, perusahaan melibatkan masyarakat sekitar sungai serta perangkat pemerintahan desa dan kecamatan. Pelibatan warga diharapkan mendorong kepedulian terhadap kualitas air dan pemanfaatan sumber daya perikanan secara bertanggung jawab.
Melalui program tersebut, PTPN IV PalmCo berharap pemulihan populasi ikan dapat mendukung kelestarian ekosistem perairan, ketahanan pangan, dan peluang ekonomi masyarakat di sekitar sungai.












