Nusantara

Jalur Butong Ateuh Nagan Raya–Takengon Kembali Dibuka, Bisa Dilalui Kendaraan 4×4 dan Sepeda Motor

Admin
×

Jalur Butong Ateuh Nagan Raya–Takengon Kembali Dibuka, Bisa Dilalui Kendaraan 4×4 dan Sepeda Motor

Sebarkan artikel ini
Jalur Butong Ateuh Nagan Raya–Takengon Kembali Dibuka
Sudah bisa dilewati kendaraan, Jalur Butong Ateuh Nagan Raya–Takengon Kembali Dibuka

MITRAPOL.com, Nagan Raya — Jalur Butong Ateuh di Kabupaten Nagan Raya kini telah tembus hingga Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, dan dapat dilalui kendaraan roda empat jenis penggerak empat roda (4×4) serta kendaraan roda dua. Dibukanya akses ini menjadi jalur strategis untuk mendukung distribusi bantuan kemanusiaan pascabanjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Tengah.

Informasi tersebut disampaikan Rahmat Saiba, Tim Khusus Forum Jurnalis Independen Aceh Selatan (FORJIAS), yang ditugaskan memantau kondisi jalan dan jalur distribusi bantuan di wilayah tersebut. Ia menyebutkan bahwa jembatan darurat pada jalur Butong menuju Aceh Tengah telah selesai dibangun dan mulai difungsikan pada Selasa (16/12/2025).

“Dengan rampungnya jembatan darurat ini, akses pengiriman bantuan melalui Kabupaten Nagan Raya sudah dapat dimanfaatkan oleh relawan dan komunitas kemanusiaan,” ujar Rahmat.

Menurutnya, jalur Butong Ateuh saat ini menjadi salah satu akses paling layak dan relatif aman bagi kendaraan pengangkut bantuan, khususnya mobil 4×4 dan sepeda motor. Keberadaan jalur tersebut dinilai sangat membantu dalam mempercepat penyaluran logistik bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh Tengah.

Meski demikian, Rahmat mengimbau para relawan dan komunitas kemanusiaan agar tetap berhati-hati saat melintasi jalur tersebut. Pasalnya, di sejumlah titik kondisi jalan masih dalam tahap pemulihan pascabencana.

“Pengguna jalan diharapkan tetap waspada dan mengutamakan keselamatan, karena perbaikan infrastruktur masih terus dilakukan,” ujarnya.

Dibukanya kembali jalur Butong Ateuh Nagan Raya–Takengon ini diharapkan dapat memperlancar distribusi bantuan serta membantu meringankan beban masyarakat Aceh Tengah yang terdampak bencana banjir.