Nusantara

Jembatan Layang Lettu Karim Kadir Gandus Disorot Warga, Muncul Retakan Usai Diresmikan

Admin
×

Jembatan Layang Lettu Karim Kadir Gandus Disorot Warga, Muncul Retakan Usai Diresmikan

Sebarkan artikel ini
Jembatan Layang Lettu Karim Kadir Gandus Disorot Warga
Jembatan Layang Lettu Karim Kadir Gandus Disorot Warga

MITRAPOL.com, Palembang — Sejumlah warga Kecamatan Gandus, Kota Palembang, menyoroti kondisi Jembatan Layang Lettu Karim Kadir yang baru diresmikan oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru pada 25 November 2025. Warga menilai terdapat retakan di beberapa bagian jembatan meski proyek tersebut belum lama selesai dikerjakan.

Jembatan layang Lettu Karim Kadir di Kecamatan Gandus merupakan proyek infrastruktur Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang dibangun dengan anggaran sebesar Rp7,4 miliar. Pembangunan jembatan ini dilaksanakan selama 210 hari dan ditargetkan selesai pada Desember 2025.

Saat peresmian, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru berharap kehadiran infrastruktur tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Pembangunan jalan ini dilaksanakan selama 210 hari dan selesai pada Desember 2025 dengan anggaran Rp7,4 miliar. Mudah-mudahan menjadi pemantik untuk kebaikan di masa yang akan datang,” ujar Herman Deru di Palembang, Rabu.

Namun demikian, setelah sekitar dua bulan digunakan, sebagian warga menyampaikan kekhawatiran terkait kondisi fisik jembatan. Warga menilai terdapat retakan pada bagian ruas jalan serta di kaki-kaki jembatan.

Martin, salah seorang warga Gandus, menyayangkan kondisi jembatan yang menurutnya menunjukkan kerusakan meskipun baru diresmikan.

“Kami menyayangkan jembatan yang baru diresmikan ini sudah terlihat retak di bagian kaki jembatan dan ruas jalan. Kami berharap pihak terkait segera menindaklanjuti dan melakukan perbaikan,” ujar Martin.

Warga berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat segera melakukan pengecekan teknis serta perbaikan apabila ditemukan kerusakan, guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi teknis terkait mengenai kondisi jembatan tersebut.