MITRAPOL.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendorong optimalisasi kawasan Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) sebagai destinasi wisata terpadu dan pusat pengembangan UMKM di tengah Kota Bandar Lampung. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, dalam kegiatan Lomba Mancing Payu Kidah di Embung PKOR, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Lampung yang puncaknya akan digelar pada 18 Maret 2026.
Rangkaian acara diawali dengan senam bersama, gerakan KORVE dan bersih-bersih, penanaman pohon, penebaran benih ikan, serta lomba mancing yang diikuti perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat umum.
“Ini bagian dari rangkaian HUT Provinsi Lampung. Walaupun puncaknya masih satu bulan lagi, rangkaiannya sudah kita mulai hari ini. Saya mengapresiasi kegiatan ini,” ujar Marindo.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Republik Indonesia terkait Gerakan ASRI serta Instruksi Gubernur Lampung Nomor 8 Tahun 2026 tentang pelaksanaan KORVE dan bersih-bersih di seluruh wilayah Lampung.
Marindo menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama saat musim hujan yang rawan menyebabkan saluran drainase tersumbat dan menimbulkan genangan air.
“Kami berharap seluruh masyarakat dan pemerintah daerah ikut terlibat menjaga kebersihan lingkungan,” katanya.
Lebih lanjut, ia menilai kawasan PKOR yang memiliki luas sekitar 32 hektare merupakan aset strategis milik Pemprov Lampung. Selain fasilitas olahraga seperti stadion dan gedung olahraga, kawasan tersebut juga memiliki embung, anjungan kabupaten/kota, serta ruang untuk kegiatan seni dan UMKM.
“PKOR memiliki potensi besar sebagai ruang publik dan destinasi wisata keluarga di tengah kota. Ini bisa dikembangkan sebagai spot tourism yang terintegrasi,” ujarnya.
Marindo mendorong agar aktivitas di PKOR lebih terjadwal dan masuk dalam kalender event Dinas Pariwisata, khususnya pada akhir pekan, sehingga menjadi alternatif destinasi selain wisata pantai.
Ia juga menyinggung peluang pengembangan pariwisata seiring dibukanya kembali penerbangan internasional dari dan ke Lampung.
“Dengan adanya penerbangan internasional, ada potensi peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara. Mereka tidak hanya mencari wisata pantai, tetapi juga budaya, kuliner, dan ruang publik yang representatif. PKOR bisa menjadi salah satu etalase itu,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Lampung, Meiry Harika Sari, mengatakan pengelolaan PKOR berada di bawah Dispora dan akan diperkuat melalui kolaborasi lintas OPD.
“Kami akan berkolaborasi dengan OPD terkait dan kabupaten/kota agar kawasan PKOR semakin aktif dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujar Meiry.
Dalam kegiatan tersebut, Dispora menyiapkan lebih dari 50 kilogram ikan lele untuk lomba mancing serta menebar 50 ribu benih ikan nila dan ikan emas bekerja sama dengan Dinas Perikanan.
“Kami ingin mengenalkan embung PKOR sebagai salah satu alternatif wisata keluarga. Jadi selain berolahraga, masyarakat juga bisa berekreasi,” ujarnya.
Pemprov Lampung berharap penguatan pengelolaan dan kolaborasi lintas sektor dapat menjadikan PKOR sebagai ruang publik yang tertata, produktif, dan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kota Bandar Lampung.












