MITRAPOL.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Desa Gunung Putri, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Langkah ini dilakukan sebagai respons terhadap musim kemarau yang memicu berkurangnya ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus tetap terjaga, terutama di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya risiko kekeringan.
“Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, air menjadi fondasi yang sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan,” ujar Dody.
Melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, Kementerian PU mendistribusikan 5.000 liter air bersih menggunakan satu unit truk tangki kepada warga di RT 15 RW 04, Desa Gunung Putri.
Bantuan tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan 63 kepala keluarga (KK) atau sekitar 140 jiwa yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat kemarau.
Distribusi berlangsung lancar dan diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hingga kondisi pasokan air kembali normal.
Ketua RT 15 Desa Gunung Putri, Saiful, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan pemerintah.
“Kami mewakili warga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan BBWS Brantas yang telah hadir menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat desa kami,” katanya.
Kementerian PU menegaskan, penyaluran bantuan air bersih merupakan bagian dari upaya tanggap darurat menghadapi dampak musim kemarau sekaligus bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga akses masyarakat terhadap layanan dasar.
Program tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan infrastruktur Kementerian PU yang berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, peningkatan kualitas hidup, serta penguatan ketahanan wilayah dalam menghadapi dampak perubahan iklim.












