MITRAPOL.com, Papua Selatan – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat rekonstruksi jalan sepanjang total 11,8 kilometer di wilayah Daerah Otonomi Baru (DOB) Papua Selatan untuk memperkuat konektivitas pemerintahan dan pelayanan publik.
Penanganan dilakukan melalui Direktorat Jenderal Bina Marga pada ruas Simpang Kuprik–Kampung SP9–SP3 Salor, yang menjadi akses strategis penghubung pusat pemerintahan Kabupaten Merauke dengan Kantor Gubernur Papua Selatan.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan DOB perlu ditopang infrastruktur yang memadai agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat dapat berjalan optimal.
“Pembangunan DOB perlu didukung dengan infrastruktur yang memadai. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah penting agar pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan dan mendukung pelayanan kepada masyarakat,” ujar Dody.
Rekonstruksi ruas tersebut dikerjakan melalui dua paket pekerjaan. Paket pertama, Rekonstruksi Jalan Simpang Kuprik–Kampung SP9–SP3 Salor Segmen 4, memiliki target penanganan sepanjang 5 kilometer dengan progres fisik mencapai 56,13 persen.
Sementara paket kedua mencakup penanganan jalan sepanjang 6,8 kilometer dengan progres fisik sebesar 50,42 persen.
Dengan total panjang penanganan mencapai 11,8 kilometer, kedua paket pekerjaan tersebut ditargetkan mencapai Provisional Hand Over (PHO) pada 31 Desember 2026.
Kementerian PU memastikan pengawasan dan pengendalian mutu terus dilakukan agar pekerjaan dapat selesai sesuai jadwal dan memenuhi standar yang ditetapkan.
“Kementerian PU terus melakukan pengawasan dan pengendalian mutu pelaksanaan pekerjaan agar target penyelesaian dapat tercapai sesuai jadwal,” tegas Dody.
Peningkatan kualitas jalan tersebut diharapkan tidak hanya memperlancar mobilitas aparatur pemerintahan dan masyarakat, tetapi juga memperkuat konektivitas antarwilayah, mendukung aktivitas ekonomi, serta mempercepat pemerataan pembangunan di kawasan selatan Papua.
Pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya Kementerian PU menghadirkan konektivitas yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan mendukung penyelenggaraan pemerintahan di wilayah DOB Papua Selatan.












