Scroll untuk baca artikel
Nasional

Kementerian PU Bangun 9 Sekolah Rakyat di Sulsel, Kapasitas 11.340 Siswa

Admin
×

Kementerian PU Bangun 9 Sekolah Rakyat di Sulsel, Kapasitas 11.340 Siswa

Sebarkan artikel ini
Kementerian PU Bangun 9 Sekolah Rakyat di Sulsel, Kapasitas 11.340 Siswa
Sekolah Rakyat Tahap II di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan

MITRAPOL.com, Barru – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun Sembilan Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan dengan total kapasitas 11.340 siswa yang tersebar di Kota Makassar serta Kabupaten Tana Toraja, Sidrap, Wajo, Soppeng, Barru, Takalar, Sinjai, dan Bone.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan sekaligus menyediakan fasilitas pendidikan yang mendukung pengembangan sumber daya manusia.

“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul, kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas,” kata Dody, saat meninjau pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Rabu (23/9/2026).

Pembangunan sembilan Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan terbagi dalam dua paket pekerjaan.

Paket Sulsel 1 mencakup lima lokasi di Tana Toraja, Sidrap, Wajo, Soppeng, dan Barru dengan kapasitas total 6.300 siswa. Per 21 September 2026, progres fisiknya mencapai 95,21 persen.

Sementara Paket Sulsel 2 mencakup empat lokasi di Makassar, Takalar, Sinjai, dan Bone dengan kapasitas 5.040 siswa. Progres fisik paket tersebut mencapai 98,28 persen.

Tiga lokasi, yakni Makassar, Takalar, dan Sinjai, dilaporkan telah mencapai 100 persen. Adapun pembangunan Sekolah Rakyat di Bone mencapai 93,45 persen.

Di Kabupaten Barru, Sekolah Rakyat yang berada di Kecamatan Soppeng Riaja dibangun di atas lahan seluas 7,93 hektare dengan luas bangunan sekitar 27.474 meter persegi.

Sekolah tersebut memiliki kapasitas 1.260 siswa dan progres pembangunan mencapai 95,34 persen.

Kawasan Sekolah Rakyat dirancang sebagai kompleks pendidikan terpadu yang mencakup gedung pendidikan jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama siswa, hunian guru, kantin dan dapur, gudang, gedung serbaguna, rumah ibadah, serta fasilitas olahraga.

Secara keseluruhan, sembilan Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan dibangun di atas lahan sekitar 69,92 hektare dengan total luas bangunan sekitar 280.439 meter persegi.

Untuk pembangunannya, Paket Sulsel 1 memiliki nilai kontrak sekitar Rp1,301 triliun, sedangkan Paket Sulsel 2 mencapai sekitar Rp996,44 miliar.

Kementerian PU menyatakan pembangunan terus dipantau agar fasilitas pendidikan, hunian siswa dan guru, serta sarana pendukung lainnya dapat memenuhi kebutuhan kawasan Sekolah Rakyat.