MITRAPOL.com, Banda Aceh — Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), diwarnai kericuhan setelah terjadi ketegangan antara massa aksi dan aparat keamanan di lokasi kegiatan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kericuhan terjadi sekitar pukul 11.35 WIB setelah sebagian massa disebut menurunkan bendera Merah Putih dan menggantinya dengan bendera Bulan Bintang.
Aparat kemudian berupaya mengamankan bendera Merah Putih dan mengendalikan situasi. Upaya tersebut mendapat perlawanan dari sebagian massa hingga terjadi aksi saling dorong dan benturan.
Dalam insiden tersebut, empat orang dilaporkan sempat diamankan, sedangkan tiga orang dilaporkan terdampak gas air mata dan kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Data tersebut masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak berwenang.
Di tengah situasi yang memanas, sebagian peserta aksi terdengar menyampaikan seruan terkait kemerdekaan Aceh. Massa juga menyuarakan kekecewaan terhadap pemerintah dan menilai sejumlah poin dalam kesepakatan perdamaian Aceh belum sepenuhnya direalisasikan.
Sejumlah peserta juga menyampaikan pandangan mengenai sejarah dan posisi Aceh sebelum terbentuknya Republik Indonesia. Pernyataan tersebut merupakan bagian dari aspirasi politik yang disampaikan peserta aksi dan tidak dapat diperlakukan sebagai fakta sejarah tanpa verifikasi lebih lanjut.
Penggunaan bendera Bulan Bintang kembali menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian dalam aksi tersebut. Simbol itu memiliki konteks historis dan politik yang berkaitan dengan perjalanan konflik Aceh, sekaligus menjadi persoalan hukum karena penggunaan bendera dan lambang Aceh memiliki ketentuan tersendiri.
Kericuhan pada momentum peringatan 21 tahun perdamaian Aceh menjadi perhatian karena kegiatan tersebut semestinya menjadi ruang refleksi terhadap proses perdamaian dan rekonsiliasi di Aceh.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi mengenai identitas empat orang yang sempat diamankan, kondisi tiga warga yang mendapat perawatan, maupun penjelasan lengkap aparat terkait kronologi benturan.












