MITRAPOL.com, Singapura – Asian Sepaktakraw Federation (ASTAF) memperketat penerapan sistem challenge atau Challenge Review Camera System menjelang pelaksanaan cabang olahraga Sepaktakraw pada Asian Games ke-20 Aichi-Nagoya 2026. Singapore (8/9/2026).
Kebijakan tersebut disiapkan untuk meningkatkan akurasi dan transparansi pengambilan keputusan pengadil selama pertandingan Sepaktakraw yang akan berlangsung pada 20 September hingga 3 Oktober 2026 di Jepang.
ASTAF menyatakan sistem challenge akan digunakan dengan ketentuan yang lebih ketat untuk memastikan proses semakan terhadap keputusan pertandingan berlangsung secara adil dan konsisten.
Pertandingan sepaktakraw Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dijadwalkan berlangsung di Paloma Mizuho Stadium, Nagoya City, Prefektur Aichi.
Sistem Challenge Review Camera menggunakan kamera dengan kemampuan perekaman berkecepatan bingkai tinggi (high-framerate cameras) untuk membantu meninjau aksi atau pergerakan pemain yang terjadi dalam pertandingan.
Teknologi tersebut memungkinkan proses peninjauan dilakukan secara lebih detail sehingga pengadil memiliki dukungan visual dalam mengambil keputusan pada situasi tertentu.
ASTAF bersama International Sepaktakraw Federation (ISTAF) menilai penerapan teknologi diperlukan untuk menjaga kredibilitas pengadilan, terutama karena Sepaktakraw memiliki karakter permainan dengan pergerakan bola yang cepat dan aksi pemain yang membutuhkan ketepatan serta kemampuan teknis tinggi.
Meski menggunakan teknologi pendukung, juri tetap menjadi pihak yang menjalankan dan menafsirkan Undang-Undang Permainan Sepaktakraw dalam pertandingan.
Asian Games menjadi salah satu ajang penting bagi Sepaktakraw karena cabang olahraga tersebut memperebutkan medali dan diikuti negara-negara Asia dengan tingkat perkembangan olahraga yang semakin beragam.
Karena itu, ASTAF dan ISTAF menekankan pentingnya proses pengadilan yang adil, transparan, dan konsisten.
Penerapan sistem challenge yang lebih ketat diharapkan dapat mengurangi perbedaan persepsi terhadap keputusan pengadil dan meminimalkan potensi sengketa setelah pertandingan.
Menurut ASTAF, peningkatan akurasi keputusan juga penting seiring meningkatnya perhatian publik terhadap Sepaktakraw melalui siaran televisi, media digital, dan media sosial selama Asian Games.
ASTAF menyebut semakin banyak negara yang mengembangkan Sepaktakraw sehingga persaingan untuk meraih medali Asian Games semakin kompetitif.
Kondisi tersebut membuat kualitas pengadilan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kepercayaan atlet, tim peserta, penonton, sponsor, dan pemangku kepentingan lainnya.
Penggunaan sistem kamera semakan challenge menjadi salah satu upaya ASTAF dan ISTAF untuk memperkuat dukungan teknologi terhadap pengadilan tanpa mengesampingkan penerapan aturan per-mainan.
ASTAF menegaskan komitmennya untuk memastikan pertandingan sepaktakraw pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berlangsung sesuai regulasi dan standar pengadilan internasional.
Dengan penerapan sistem challenge yang lebih terukur, ASTAF berharap keputusan pertandingan dapat dibuat secara lebih akurat dan transparan serta meningkatkan kepercayaan terhadap integritas pengadilan Sepaktakraw di tingkat internasional.











