Scroll untuk baca artikel
Jakarta

APKLI Merah Putih Siapkan Primnaskop dan Sekolah Usaha Rakyat Kecil untuk UKM PKL

Admin
×

APKLI Merah Putih Siapkan Primnaskop dan Sekolah Usaha Rakyat Kecil untuk UKM PKL

Sebarkan artikel ini
APKLI Merah Putih Siapkan Primnaskop dan Sekolah Usaha Rakyat Kecil untuk UKM PKL
Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Merah Putih

MITRAPOL.com, Jakarta – Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Merah Putih menyiapkan pembentukan Primer Nasional Koperasi (Primnaskop) Agregator UKM PKL dan Sekolah Usaha Rakyat Kecil (SURK) untuk memperkuat kapasitas usaha serta mendorong pengembangan ekonomi pedagang kecil di Indonesia.

Ketua Umum APKLI Merah Putih, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed, mengatakan kedua program tersebut dirancang untuk memperkuat pengelolaan usaha, meningkatkan keterampilan pelaku UKM dan pedagang kaki lima (PKL), serta memperluas kolaborasi ekonomi rakyat.

Hal itu disampaikan Ali Mahsun di Jakarta, Sabtu (10/10/2026), ia menugaskan Wakil Ketua Umum Bidang Koperasi dan Ekonomi Kreatif, Ir. Abdul Rochim, untuk menyiapkan Primnaskop, serta Wakil Ketua Umum Bidang Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) dan Pendampingan, Dr. Ir. Eni Susanti, untuk mengembangkan SURK.

Menurut Ali, Primnaskop diharapkan menjadi agregator yang menghubungkan pelaku usaha pada sektor produksi dan perdagangan, model tersebut direncanakan memperkuat rantai pasok, memperluas akses pasar, dan membangun sinergi dengan Koperasi Merah Putih serta pemangku kepentingan ekonomi lainnya.

Sementara itu, SURK dirancang sebagai sarana peningkatan kapasitas dan pendampingan bagi pelaku UKM PKL, program ini diharapkan membantu pedagang kecil menghadapi tantangan digitalisasi, perubahan pasar, dan persaingan usaha.

“Sekolah Usaha Rakyat Kecil itu mendasar, strategis, dan penting keberadaannya, selain meningkatkan kapasitas, program ini menjadi instrumen pendampingan UKM PKL Indonesia agar mampu maju dan unggul,” ujar Ali.

APKLI Merah Putih menargetkan peluncuran SURK pada pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APKLI Merah Putih pada November 2026.

Menurut Ali, Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, direncanakan hadir dalam agenda tersebut.

Selain kedua program itu, Ali juga meminta penyusunan naskah akademik pembentukan Badan Perekonomian UMKM RI serta penyiapan aspek administrasi dan legalitas program Modal Usaha Produktif dan Pendampingan (MUPP) bagi UKM PKL.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kober Mie, Tebet, Jakarta Selatan, tersebut, Ali turut meminta Ketua Bidang Advokasi, Regulasi, dan Legalitas DPP APKLI Merah Putih, Ardi Syahwal, S.H., menyiapkan kebutuhan organisasi dari aspek hukum.

Pertemuan itu juga dihadiri Ketua Harian Ellif Kirmawati, S.Si., M.M., Wakil Sekretaris Jenderal M. Yusuf Paitaha, S.H., serta sejumlah ketua bidang, termasuk Salamun dan Waluyo.

Melalui Primnaskop dan SURK, APKLI Merah Putih berharap pelaku UKM dan PKL memperoleh dukungan yang lebih terarah dalam pengembangan usaha, peningkatan keterampilan, dan perluasan akses pasar.

Realisasi program tersebut selanjutnya akan bergantung pada kesiapan kelembagaan, pendanaan, tata kelola, dan pelaksanaan pendampingan.