MITRAPOL.com, Lahat – Pernyataan Sekretaris Daerah (Sekda) Lahat yang mengklaim sering memberikan bantuan khususnya dana operasional Uji Kompetensi Wartawan (UKW) kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lahat menuai reaksi keras dari jajaran pengurus.
Pengurus PWI Lahat membantah tegas klaim tersebut dan menilai pernyataan yang disampaikan Sekda di hadapan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Lahat tidak sesuai fakta.
Ketua PWI Lahat, Ehdi Amin, didampingi Wakil Ketua Ferry Oktariza, menegaskan protes kerasnya. Menurutnya, tuduhan atau klaim yang tidak mendasar tersebut mencederai nama baik lembaga profesi jurnalis dan merupakan bentuk pembunuhan karakter organisasi PWI Lahat.
“Kami merasa apa yang disampaikan sama sekali tidak mendasar. Hal ini perlu diluruskan secara tegas agar tidak menjadi informasi yang menyesatkan publik maupun internal Pemkab Lahat, dan kami ingin Sekda Lahat klarifikasi secara terbuka,” ujar Ehdi Amin. Jumat (6/11/2026).
Sementara itu, saat dikonfirmasi via pesan singkat oleh beberapa wartawan anggota PWI Lahat, Sekda Lahat membantah tuduhan tersebut dan mengklarifikasi bahwa terjadi salah penafsiran atas pernyataannya.
“Maaf, saya tidak pernah menyebutkan seperti itu. Mungkin ada yang salah menangkap pembicaraan saya,” jelas Sekda memberikan klarifikasi.












